Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan

28 Februari 2013

Sejarah ASEAN dan PBB

Pada tulisan kali ini blog Karo Cyber akan berbagi informasi tentang sejarah ASEAN dan PBB, dimana kedua organisasi internasional ini didirikan untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, keamanan internasional, pengembangan ekonomi, perlindungan sosial, hak asasi dan pencapaian perdamaian dunia. Adapun yang paling pertama di bahas dalam tulisan ini adalah tentang ASEAN.

ASEAN

ASEAN adalah singkatan dari Association of Southeast Asian Nations yang disebut juga dengan istilah Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (Perbara) dalam Bahasa Indonesia merupan sebuah organisasi geo-politik dan ekonomi dari negara-negara yang berada pada kawasan Asia Tenggara. Organisasi ini sendiri didirikan di Bangkok, Thailand pada 8 Agustus 1967 berdasarkan Deklarasi Bangkok oleh lima negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Pembentukan organisasi ASEAN sendiri adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya. Selain itu Asean juga memiliki tujuan untuk memajukan perdamaian dan stabilitas di tingkat regionalnya, serta meningkatkan kesempatan untuk membahas perbedaan diantara negara anggotanya dengan penuh perdamaian.

Sejarah ASEAN

Menelisik sejarah ASEAN, yaitu organisasi geo-politik dan ekonomi dari negara-negara yang berada pada kawasan Asia Tenggara yang didirikan oleh lima negara pemrakarsa, yaitu  Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand di Bangkok melalui Deklarasi Bangkok. Adapun masing-masing para Menteri luar negeri yang menandatangani deklarasi tersebut, diantaranya adalah  Adam Malik (Indonesia), Narsisco Ramos (Filipina), Tun Abdul Razak (Malaysia), S. Rajaratnam (Singapura), dan Thanat Khoman (Thailand).

Berikut adalah 5 butir isi Deklarasi Bangkok yang ditandatangangi oleh masing-masing 5 menteri Negara perwakilan adalah sebagai berikut:   
  1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara   
  2. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional   
  3. Meningkatkan kerjasama dan saling membantu untuk kepentingan bersama dalam bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi  
  4. Memelihara kerjasama yang erat di tengah - tengah organisasi regional dan internasional yang ada
  5. Meningkatkan kerjasama untuk memajukan pendidikan, latihan, dan penelitian di kawasan Asia Tenggara
Didalam perkembangannya beberapa negara lain di kawasan Asia Tenggara juga turut menjadi anggota ASEAN, yaitu seperti Brunei Darussalam pada 7 Januari 1984, kemudian disusul Vietnam pada 28 Juli 1995. Adapun Laos dan Myanmar menyusul masuk menjadi anggota Asean, yaitu pada tanggal 23 Juli 1997. Sementara Kamboja secara resmi bergabung pada tanggal 16 Desember 1998. Adapun negara terakhir atau negara ke-11 yang bergabung menjadi anggota ASEAN adalah Timor Leste.

Saat ini kerjasama antara negara-negara anggota Asean tidak hanya mencakup bidang ekonomi saja, tetapi juga ilmu pengetahuan dan teknologi, kebudayaan dan informasi, pembangunan, serta keamanan dan kerja sama transnasional lainnya.

PBB

PBB adalah singkatan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dalam Bahasa Inggris dikenal dengan istilah United Nations atau disingkat UN merupakan sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, keamanan internasional, pengembangan ekonomi, perlindungan sosial, hak asasi dan pencapaian perdamaian dunia.

Organisasi PBB didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington, DC, namun Sidang Umum yang pertama yang dihadiri oleh 51 negara baru berlangsung pada 10 Januari 1946 di Church House, London.

Sebelumnya pada tahun 1919 hingga 1946, terdapat sebuah organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-Bangsa, yang bisa dianggap sebagai pendahulu PBB.

Sejak didirikan pada tahun 1945 hingga 2011, sudah ada 193 negara yang bergabung menjadi anggota PBB, termasuk semua negara yang menyatakan kemerdekaannya masing-masing dan diakui kedaulatannya secara internasional, kecuali Vatikan.

Sejarah PBB

Sejarah PBB sendiri dimulai ketika Liga Bangsa-Bangsa dianggap telah gagal mencegah meletusnya Perang Dunia II, yaitu diantara tahun 1939 hingga tahun 1945. Untuk mencegah terjadinya Perang Dunia Ketiga, yang mana tidak diinginkan oleh seluruh umat manusia, maka pada tahun 1945 PBB didirikan untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa dengan tujuan untuk memelihara perdamaian internasional dan meningkatkan kerjasama dalam memecahkan masalah ekonomi, sosial dan kemanusiaan internasional.

Rencana konkrit awal untuk organisasi dunia baru ini dimulai di bawah naungan Departemen Luar Negeri AS pada tahun 1939. Franklin D. Roosevelt dipercaya sebagai seorang yang pertama menciptakan istilah "United Nations" atau Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai istilah untuk menggambarkan negara-negara Sekutu. Istilah ini pertama kali secara resmi digunakan pada 1 Januari 1942, ketika 26 pemerintah menandatangani Piagam Atlantik, dimana masing-masing negara berjanji untuk melanjutkan usaha perang.

Pada tanggal 25 April 1945, Konferensi PBB tentang Organisasi Internasional dimulai di San Francisco, dihadiri oleh 50 pemerintah dan sejumlah organisasi non-pemerintah yang terlibat dalam penyusunan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. PBB resmi dibentuk pada 24 Oktober 1945 atas ratifikasi Piagam oleh lima anggota tetap Dewan Keamanan-Perancis, Republik Cina, Uni Soviet, Inggris dan Amerika Serikat dan mayoritas dari 46 anggota lainnya. Sidang Umum pertama, dengan 51 wakil negara, dan Dewan Keamanan, diadakan di Westminster Central Hall di London pada Januari 1946.

Kedudukan organisasi ini awalnya menggunakan bangunan milik Sperry Gyroscope Corporation di Lake Success, New York, mulai dari 1946 hingga 1952. Sampai gedung Markas Besar PBB di Manhattan telah selesai dibangun.

Sejak pendiriannya, banyak kontroversi dan kritik tertuju pada PBB. Di Amerika Serikat, saingan awal PBB adalah John Birch Society, yang memulai kampanye "get US out of the UN" pada tahun 1959, dan menuduh bahwa tujuan PBB adalah mendirikan "One World Government" atau Pemerintah Seluruh Dunia.

Setelah Perang Dunia Kedua berakhir, Komite Kemerdekaan Perancis terlambat diakui oleh AS sebagai pemerintah resmi Perancis, sehingga Perancis awalnya tidak diikutsertakan dalam konferensi yang membahas pembentukan PBB. Charles de Gaulle menyindir PBB dengan menyebutnya le machin (dalam bahasa Indonesia: "Si Itu"), dan merasa tidak yakin bahwa aliansi keamanan global akan membantu menjaga perdamaian dunia, dia lebih percaya pada perjanjian/pakta pertahanan antar negara secara langsung.

08 Maret 2012

Hari Perempuan Sedunia 2012

Hari Perempuan Sedunia 2012 - Hari Perempuan Sedunia 2012 yang jatuh pada tanggal 8 Maret 2012 merupakan salah satu momen yang tidak terlepas dari berbagai catatan sejarah panjang, dimana dalam sejarah yang panjang tersebut, tergambar atau terekam berbagai peran para Perempuan untuk melakukan sebuah perubahan yang mengubah sejarah dunia.

Berbagai sejarah Hari Perempuan sedunia yang pernah tercatat paling menggemparkan, sekaligus menjadi momen mengubah sejarah dunia, terjadi pada rentetan tahun 1909 sampai 1917. Pada masa itu terjadi berbagai aksi perempuan yang sangat nyata untuk melakukan perubahan di dunia.

Pada tahun 1909 misalnya, telah terjadi Hari Perempuan Nasional yang pertama sekali diperingati pada 28 Februari di Amerika Serikat. Peringatan ini terus berlanjut setiap hari minggu terakhir bulan Februari, hingga tahun 1913.

Pada tahun 1910, terjadi pertemuan antara kelompok sosialis internasional di Copenhagen, Denmark, memutuskan untuk memilikii Hari Perempuan Internasional sebagai penghormatan atas hak-hak asasi perempuan dan mendorong diperolehnya hak suara bagi semua perempuan di dunia. Keputusan ini diterima secara bulat oleh semua peserta yang diikuti oleh lebih dari 100 perempuan dari 17 negara, termasuk tiga perempuan pertama yang dipilih sebagai anggota parlemen Finlandia.

Karena dua juta tentara Rusia terbunuh dalam perang pada tahun 1917, perempuan Rusia sekali lagi turun kejalan pada hari minggu terakhir di bulan Februari menyerukan "Roti dan Perdamaian". Para pemimpin politik menentang unjuk rasa tersebut, tetapi para perempuan ini tetap bertahan. Dan sejarah mencatat bahwa empat hari kemudian, Czar (raja) turun tahta dan pemerintahan sementara mengakui hak perempuan untuk ikut serta dalam pemilu.

Pada tahun 1920, hampir tidak pernah lagi diperingati Hari Perempuan Sedunia. Namun pada tahun 1975, melalui kepeloporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Hari Perempuan Sedunia akhirnya diperingati kembali.

12 Februari 2010

Sejarah Valentine - Sejarah Hari Valentine

Sejarah Valentine - Sejarah Hari Valentine - Hari Valentine yang setiap tahun menjadi bahan kontroversi ditengah-tengah masyarakat, karena ada yang menilai perayaan Valentine itu sendiri bukanlah sebagai budaya bangsa Indonesia, melaikan budaya dunia Barat.

Karena rasa penasaran ingin mengetahui Sejarah Valentine itu sendiri, maka melalui pencarian dari berbagai situs internet, Karo Cyber akhir menemukan sebuah artikel yang cukup jelas pemaparanya tentang Sejarah Hari Valentine.

Bagi anda yang ingin mengetahui bagaimana Sejarah Hari Valentine yang bersangkutan, berikut Sejarah selengkapnya yang diperolehd ari situs undiknas.ac.id:

Di berbagai belahan dunia, orang beramai-ramai mengamini bahwa tanggal 14 Februari adalah hari Velentine. Di Indonesia pun, para warganya turut menyambut gembira datangnya hari kasih sayang ini, meskipun sebenarnya mereka tak tahu pasti mengapa harus ikt merayakan hari tersebut.

Bukankah untuk menunjukkan rasa sayang kita terhadap teman, kekasih ataupun keluarga kita tak perlu menunggu datangnya tanggal 14 februari, kita bisa menunjukkannya setiap hari. Kita juga tak perlu mengeluarkan uang banyak untuk membeli coklat, bunga dan pernak-pernik lainnya untuk menunjukkan rasa sayang kita, cukup dengan perhatian yang tulus.

Terlepas dari itu semua, marilah kita kupas secara detail keistimewaan hari Valentine yang kedatangannya selalu membuat dunia menjadi serba merah muda. Beberapa para ahli mengatakan bahwa asal mula Valentine itu berkaitan dengan St. Valentine. Ia adalah seorang pria Roma yang menolak melepaskan agama Kristen yang diyakininya.

Ia meninggal pada 14 Februari 269 Masehi, bertepatan dengan hari yang dipilih sebagai pelaksaan ‘undian cinta’. Legenda juga mengatakan bahwa St. Valentine sempat meninggalkan ucapan selamat tinggal kepada putri seorang narapidana yang bersahabat dengannya. Di akhir pesan itu, ia menuliskan : “Dari Valentinemu”.

Sementara itu sebuah cerita lain mengatakan bahwa Saint Valentine adalah seorang pria yang membaktikan hidupnya untuk melayani Tuhan di sebuah kuil pada masa pemerintahan Kaisar Claudius. Ia dipenjarakan atas kelancangannya membantah titah sang kaisar. Baru pada tahun 496 Masehi, pendeta Gelasius menetapkan 14 Februari sebagai hari penghormatan bagi Valentine.

Akhirnya secara bertahap 14 Februari menjadi hari khusus untuk bertukar surat cinta dan St. Valentine menjadi idola para pecinta. Datangnya tanggal itu ditandai dengan pengiriman puisi cinta dan hadiah sederhana, semisal bunga. Sering juga untuk merayakan hari kasih sayang ini dilakukan acara pertemuan besar atau bahkan permainan bola.

Di AS, Miss Esther Howland tercatat sebagai orang pertama yang mengirimkan kartu valentine pertama. Acara Valentine mulai dirayakan besar-besaran semenjak tahun 1800 dan pada perkembangannya, kini acara ini menjadi sebuah ajang bisnis yang menguntungkan.

Perlahan semarak hari kasih sayang ini merebak keluar dan menular pada masyarakat di seluruh dunia dibumbui dengan versi sentimentak tentang makna valentine itu sendiri. Bahkan anak-anak kecil pun tertular dengan wabah ini, mereka saling berkirim kartu dengan teman-temannya di sekolah untuk menunjukkan rasa sayang mereka.

Sejarah Hari Valentine

Asal mula hari Valentine tercipta pada jaman kerajaan Romawi. Menurut adat Romawi, 14 Februari adalah hari untuk menghormati Juno. Ia adalah ratu para dewa dewi Romawi. Rakyat Romawi juga menyebutnya sebagai dewi pernikahan. Di hari berikutnya, 15 Februari dimulailah perayaan ‘Feast of Lupercalia.’

Pada masa itu, kehidupan belum seperti sekarang ini, para gadis dilarang berhubungan dengan para pria. Pada malam menjelang festival Lupercalia berlangsung, nama-nama para gadis ditulis di selembar kertas dan kemudian dimasukkan ke dalam gelas kaca. Nantinya para pria harus mengambil satu kertas yang berisikan nama seorang gadis yang akan menjadi teman kencannya di festival itu.

Tak jarang pasangan ini akhirnya saling jatuh cinta satu sama lain, berpacaran selama beberapa tahun sebelum akhirnya menikah. Dibawah pemerintahan Kaisar Claudius II, Romawi terlibat dalam peperangan. Claudius yang dijuluki si kaisar kejam kesulitan merekrut pemuda untuk memperkuat armada perangnya.

Ia yakin bahwa para pria Romawi enggan masuk tentara karena berat meninggalkan keluarga dan kekasihnya. Akhirnya ia memerintahkan untuk membatalkan semua pernikahan dan pertunangan di Romawi. Saint Valentine yang saat itu menjadi pendeta terkenal di Romawi menolak perintah ini.

Ia bersama Saint Marius secara sembunyi-sembunyi menikahkan para pasangan yang sedang jatuh cinta. Namun aksi mereka diketahui sang kaisar yang segera memerintahkan pengawalnya untuk menyeret dan memenggal pendeta baik hati tersebut.

Ia meninggal tepat pada hari keempat belas di bulan Februari pada tahun 270 Masehi. Saat itu rakyat Romawi telah mengenal Februari sebagai festival Lupercalia, tradisi untuk memuja para dewa. Dalam tradisi ini para pria diperbolehkan memilih gadis untuk pasangan sehari.

Dan karena Lupercalia mulai pada pertengahan bulan Februari, para pastor memilih nama Hari Santo Valentinus untuk menggantikan nama perayaan itu. Sejak itu mulailah para pria memilih gadis yang diinginkannya bertepatan pada hari Valentine.

Kisah St. Valentine

Valentine adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ketiga. Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat membenci kaisar tersebut, dan ia bukan satu-satunya. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamya.

Namun sayangnya keinginan ini bertepuk sebelah tangan. Para pria enggan terlibat dalam perang. Karena mereka tak ingin meninggalkan keluarga dan kekasihnya. Hal ini membuat Claudius sangat marah, ia pun segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.

Ia berfikir bahwa jika pria tak menikah, mereka akan dengan sennag hati bergabung dengan militer. Lalu Claudius melarang adanya pernikahan. Para pasangan muda menganggap keputusan ini sangat tidak manusiawi. Karena menganggap ini adalah ide aneh, St. Valentine menolak untuk melaksanakannya.

Ia tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini diketahui kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tak bergeming dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin, tanpa bunga, tanpa kidung pernikahan.

Hingga suatu malam, ia tertangkap basah memberkati sebuah pasangan. Pasangan itu berhasil melarikan diri, namun malang ia tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis mati. Bukannya dihina, ia malah dikunjungi banyak orang yang mendukung aksinya. Mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara.

Salah satu dari orang-orang yang percaya pada cinta itu adalah putri penjaga penjara. Sang ayah mengijinkannya untuk mengunjungi St. Valentine di penjara. Tak jarang mereka berbicara selama berjam-jam. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta itu. Ia setuju bahwa St. Valentine telah melakukan hal yang benar.

Di hari saat ia dipenggal,14 Februari, ia menyempatkan diri menuliskan sebuah pesan untuk gadis itu atas semua perhatian, dukungan dan bantuannya selama ia dipenjara. Diakhir pesan itu, ia menuliskan : “Dengan Cinta dari Valentinemu.”

Pesan itulah yang kemudian merubah segalanya. Kini setiap tanggal 14 Februari orang di berbagai belahan dunia merayakannya sebagai hari kasih sayang. Orang-orang yang merayakan hari itu mengingat St. Valentine sebagai pejuang cinta, sementara kaisar Claudius dikenang sebagai seseorang yang berusaha mengenyahkan cinta.

Tradisi Valentine

– Selama beberapa tahun di Inggris, banyak anak kecil di dandani layaknya anak dewasa pada hari Valentine. Mereka berkeliling dari rumah ke rumah sambil bernyanyi.

– Di Wales, para pemuda akan menghadiahkan sendok kayu pada kekasihnya pada hari kasih sayang itu. Bentuk hati dan kunci adalah hiasan paling favorit untuk diukir di atas sendok kayu tersebut.

– Pada jaman Romawi kuno, para gadis menuliskan namanya di kertas dan memasukkan ke dalam botol. lalu para pria akan mengambil sah satu kertas tersebut untuk melihat siapakan yang akan menjadi pasangan mereka dalam festifal tersebut.

– Di Negara yang sama, para gadis akan menerima hadiah berupa busana dari para pria. Jika ia menerima hadiah tersebut, ini pertanda ia bersedia dinikahi pria tersebut.

– Beberapa orang meyakini bahwa jika mereka melihat robin melayang di udara saat hari Valentine, ini berarti ia akan menikah dengan seorang pelaut. Sementara jika seorang wanita melihat burung pipit, maka mereka akan menikah dengan seorang pria miskin. Namun mereka akan hidup bahagia. Sementara jika mereka melihat burung gereja maka mereka akan menikah dengan jutawan.

– Sebuah kursi cinta adalah kursi yang lebar. Awalnya kursi ini dibuat untuk tempat duduk seorang wanita (jaman dahulu wanita mengenakan busana yang sangat lebar). Belakangan kursi cinta dibuat untuk tempat duduk dua orang. dengan cara ini sepasang kekasih bisa duduk berdampingan.

– Pikirkan lima atau enam nama pria (jika anda wanita) atau lima atau enam nama wanita (jika anda pria) yang ingin anda nikahi. Lalu putarlah setangkai apel sambil menyebut nama tersebut satu persatu. Anda akan menikah dengan nama yang anda sebut saat tangkai tersebut lepas dari buahnya.

– Petiklah sekuntum bungan dandelion yang tengah mengembang. Tiuplah putik-putik pada bunga tersebut, lalu hitunglah putik yang tersisa. Itu adalah jumlah anak yang akan anda miliki setelah menikah.

– Jika anda memotong sebuah apel pada tengahnya dan menghitung jumlah biji di dalamnya, ini juga bisa menunjukkan jumlah anak yang akan anda miliki setelah menikah.

30 Maret 2009

Lonceng Pengiring Kematian di Jaman Belanda

Soli Deo Gloria, demikian nama lonceng itu. Lonceng besar yang menggantung di atap menara stadhuis (balai kota) Batavia di sekitar abad 18 itu terkesan begitu mengerikan. Pasalnya setiap kali lonceng ini berbunyi, itu pertanda ada tawanan, yang dinilai jahat oleh Pemerintah Belanda kala itu, yang akan menemui ajal dihukum gantung.


Siang, beberapa hari lalu, Warta Kota mencoba naik ke menara yang kini jadi menara Museum Sejarah Jakarta (MSJ). Bagian menara memang tidak dibuka untuk umum karena kondisi atap gedung dan menara tak lagi memungkinkan dilewati banyak orang. Ruangan di menara di mana lonceng berada juga sempit. Untuk sampai di atas menara, orang harus melewati dua tangga yang curam.

Sampai di atas menara, Warta Kota menemukan sebuah alat penggerak kuno yang sudah lama tak terpakai. Pada alat itu menggantung semacam bandul. Lonceng yang terbilang kecil menempel di bagian atas. Di dekat lonceng ini ada besi yang dikaitkan dengan engkol. Jika engkol ditarik kemudian dilepas, maka besi tadi akan memukul lonceng. Bunyinya tak sebanding dengan cerita-cerita masa lalu, di mana saat "Lonceng Kematian" ini berdentang, pertanda rakyat akan menyaksikan malaikat pencabut nyawa menggantung pesakitan.

Lonceng ini akan dibunyikan untuk memanggil semua warga di dalam maupun di luar tembok Batavia untuk menyaksikan hukuman gantung.
Lonceng yang bertuliskan Soli Deo Gloria dari abad 18 itu terbuat dari besi dengan bentuk kokoh. Lonceng buatan tahun 1742 itu rasanya sudah tak jelas keberadaannya. Di masa Gubernur DKI Ali Sadikin, 1973, gedung bekas balai kota ini mengalami pemugaran besar-besaran. Sayangnya, tak ada data yang menyebutkan bagian mana saja yang sudah dipugar dan diganti dengan material baru.

Menurut arkeolog yang juga Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kota Tua Candrian Attahiyyat, kemungkinan besar lonceng pun ikut diganti. "Lonceng yang sekarang kan kecil. Kemungkinan sudah mengalami perubahan sejak sebelum 1973, tapi bisa juga pada saat pemugaran besar tahun 1973," ujarnya.

Dalam buku "Dari Stadhuis ke Museum" , Hans Bonke dan Anne Handojo menyebutkan, tanggal 25 Januari 1707, Petronella Wilhelmina, putri Gubernur Jenderal Joan van Hoorn (1704-1709) meletakkan batu pertama. Menara kecil dipasang di atas atap dan lonceng dipasang kembali di sisi bordes. Dalam catatan lain, lonceng dibikin tahun 1742, itu artinya selama abad 18 saja sudah terjadi perubahan. Bisa jadi lonceng kematian dibikin setelah terjadi pembantaian orang China pada 1740. Eksekusi terakhir yang mengikutsertakan lonceng kematian terjadi pada 1896. Tjoen Boen Tjeng dihukum gantung karena terlibat dalam penjarahan.

Buku ini juga mencatat, setelah tahun 1870 para juru foto dari Woodbury & Page yang membuat foto-foto pertama di Batavia menunjukkan bahwa bagian depan stadhuis sudah banyak berubah dalam 20 tahun terakhir. Sayangnya perubahan yang terjadi di sepanjang abad 18, 19, hingga 20 tak banyak tercatat secara detil. (kompas.com)

26 Maret 2009

Inilah Daftar Tsunami di Indonesia Dalam 43 Tahun Terakhir

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mencatat, wilayah Indonesia digempur 13 tsunami selama 44 tahun terakhir, sejak 1965 hingga 2009. Dari 13 kali tsunami itu, korban terbanyak terjadi di Aceh pada 26 Desember 2006 dengan 79.940 korban tewas.

“Gelombang tsunami tertinggi yang menerjang wilayah pesisir Indonesia terjadi pada 12 Desember 1992 dengan tinggi mencapai 26 meter,” kata peneliti tsunami LIPI Irina Rafliana di Padang, Jumat (20/3/2009). Irina di Padang sebagai pembicara pada seminar “Building Model For Disaster Preparedness” yang digelar Kogami Indonesia bersama Unesco di Padang, 17-19 Maret 2009.

Ia menyebutkan, dalam 44 tahun terakhir, tsunami pertama terjadi di Seram, Maluku, 24 Januari 1965 dengan ketinggian gelombang empat meter dan menewaskan 71 orang. Selanjutnya, pada 11 April 1967 terjadi di Tinabung, Sumatera Selatan dengan jumlah korban tewas 58 orang.

Pada 14 Agustus 1968 di Tambu, Sulawesi Tengah menewaskan 200 orang dengan ketinggian gelombang mencapai 10 meter. Kemudian 23 Februari 1969 di Majene, Sulawesi Selatan dengan tinggi gelombang mencapai 10 meter dan menewaskan 64 korban.

Pada 19 Agustus 1977, gelombang tsunami setinggi 15 meter menerjang pesisir Sumbar, Nusa Tenggara Timur menewaskan 316 korban. Berikutnya, 25 Desember 1982 tsunami terjadi di Larantuka, NTT yang menimbulkan 13 korban tewas.

Pada 12 Desember 1992 terjadi tsunami dengan ketinggian mencapai 26 meter di Flores, NTT dengan korban jiwa mencapai 2.100 orang. Pada 2 Juni 1994 tsunami setinggi 14 meter melanda Banyuwangi, Jawa Timur menyebabkan 238 korban tewas. Pada 1 Januari 1996 tsunami setinggi enam meter melanda Palu, Sulawesi Tengah dengan sembilan korban tewas.

Kemudian 17 Februari 1996 tsunami setinggi 12 meter menerjang pesisir Biak, Papua menyebabkan 160 orang tewas dan 28 Nevember 1998 di Taliabu, Maluku Utara tsunami dengan ketinggian tiga meter menyebabkan 34 orang tewas.

Pada 4 Mei 2000 tsunami setinggi tiga meter melanda Banggai, Sulteng menyebabkan 50 korban tewas dan tsunami terbesar pada 26 Desember 2004 melanda Aceh dengan ketinggian gelombang mencapai 10 meter dan menewaskan 79.940 orang.

Menurut Irina, sejarah tsunami yang berulang-ulang itu telah memberikan pengetahuan lokal tentang siaga bencana bagi masyarakat di daerah rawan bencana tersebut. “Pengetahuan lokal itu tercipta menurut kepercayaan, nilai dan praktik masyarakat dengan cara yang berbeda,” katanya. Perbedaan cara siaga bencana ini disampaikan masyarakat lokal secara turun temurun seperti dalam bentuk nyanyian, cerita daerah atau dalam bentuk praktik berlari menuju tempat yang tinggi. (surya.co.id)

20 Maret 2009

Inilah Stasiun Kereta Api Pertama di Indonesia

Menyusuri gang sempit di RT 2 RW 3, Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Jawa Tengah, tidak ubahnya seperti menyusuri perumahan kumuh yang umumnya terdapat di kota-kota besar. Selain minim cahaya, lorong selebar satu meter itu dibentengi deretan tempat tinggal yang berhimpitan.

Begitu mengamati lebih cermat, terdapat ciri yang cukup unik terhias di rumah-rumah tersebut. Ornamen bangunan kuno berupa tiang penyangga yang disertai besi lengkung, ventilasi berbentuk lingkaran, dan pintu yang melengkung di bagian atasnya.

Berbagai ornamen bangunan tersebut merupakan peninggalan sejarah dari Stasiun Samarang NIS (Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij). NIS merupakan perusahaan kereta api (KA) konsesi Belanda di Indonesia.

Ramelan (81), warga RT 2 RW 3 Kemijen yang juga pensiunan pegawai PJKA (nama PT KA dulu) mengakui, bangunan bekas Stasiun Samarang NIS sudah ditinggali warga ketika masa pendudukan Jepang di Indonesia. Tak heran, kawasan RW 3 Kelurahan Kemijen ini juga dinamakan Kampung Spoorlan (jalan kereta api).

Menurut Ramelan, stasiun Samarang NIS ini dulunya digunakan untuk KA barang dan KA penumpang. Dia mengakui, bangunan stasiun tersebut mirip dengan bangunan gedung Lawang Sewu yang juga merupakan kantor NIS.

"Stasiun ini sudah tidak difungsikan sejak Jepang masuk ke Indonesia. Makanya kemudian ditinggali oleh para pensiunan pegawai KA," kata lelaki yang sudah tinggal di kawasan ini sejak masa penjajahan Jepang.

Masnohadi (72), mantan kondektur KA mengaku, bangunan yang ditinggalinya sejak 1953 ini telah banyak dirombak sehingga hanya menyisakan sedikit ciri fisik sebuah stasiun. "Dulu masih banyak lubang ventilasi di dalam rumah ini, tetapi saya rombak agar angin yang masuk tidak terlalu besar," katanya.

Walaupun berada di Kemijen, Stasiun Samarang NIS beda dengan Stasiun Kemidjen yang didirikan jauh setelah bangunan ini. Selain dua stasiun tersebut, terdapat Stasiun Semarang Gudang di Kemijen.

Anggota Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) Semarang, Tjahjono Rahardjo, mengatakan, didirikannya Stasiun Samarang NIS menandai dibukanya jalur Semarang-Tanggung (Grobogan) yang resmi dioperasikan pada 10 Agustus 1867. Jalur tersebut melintasi empat stasiun, yaitu Samarang NIS, Alastuwo, Brumbung, dan Tanggung. "Stasiun tersebut selesai dibangun menjelang pengoperasian jalur," kata Tjahjono.

Jalur Semarang-Tanggung merupakan jalur KA pertama di Indonesia yang dibangun NIS sebagai bagian awal dari jalur Semarang-Solo-Yogyakarta. Belanda membangun jalur tersebut agar bisa mengangkut hasil bumi, berupa kopi, tembakau, teh, dan gula menuju pelabuhan.

Berdasarkan foto-foto Indonesia koleksi Koninklijk Instituut voor Tal-Land-en Volkenkunde (KITLV), Tjahjono mengungkapkan, Stasiun Samarang NIS ini adalah stasiun pertama di Indonesia karena merupakan stasiun yang pertama kali dibangun oleh NIS, yang juga perusahaan KA pertama di Indonesia. Stasiun Samarang NIS ini pun lebih dulu berdiri dibanding Stasiun Tawang yang selesai dibangun tahun 1914.

Jalur Semarang-Tanggung juga mendahului jalur-jalur KA lainnya di Indonesia, seperti Jalur Semarang-Juwana, Semarang-Cirebon, dan Jakarta-Bogor. Semua jalur tersebut dibangun pada masa Gubernur Jenderal LAJW Baron Sloet Van Beele.

Tjahjono mengakui, bangunan Stasiun Samarang NIS memang sulit untuk dilacak. Kendati demikian, jejak bangunan tersebut masih terekam di peta Semarang tahun 1866. "Tidak banyak masyarakat yang mengetahui bangunan tersebut karena hilang dan terabaikan," katanya.

Sebagai sebuah bangunan cagar budaya, Stasiun Samarang NIS mungkin sudah tak berbentuk. Namun, sejarah dan kenangan terhadap stasiun tersebut tidak akan lenyap ditelan masa. (kompas.com)

19 Maret 2009

Cleopatra Ternyata Berdarah Afrika

Penggambaran Cleopatra di atas kertas atau di layar lebar, tampaknya, perlu direkonstruksi. Selama ini, Ratu Mesir itu dicitrakan sebagai perempuan cantik yang berambut lurus dan berkulit putih. Padahal, berdasarkan temuan penelitian terbaru, Cleopatra ternyata juga berdarah Afrika.

Seperti dilansir BBC, para ilmuwan Inggris yang menemukan makam adik Cleopatra, Arsinoe, di Ephesus, Turki, berkeyakinan kalau ibunda Cleopatra memiliki tulang tengkorak mirip warga asli Afrika yang berkulit hitam dan berambut keriting. Jadi, simbol kecantikan dunia itu tak hanya memiliki darah keturunan Raja Ptolemy dari Makedonia yang berkuasa di Mesir setelah Alexander Agung seperti selama ini diyakini.

Para ahli menganggap penemuan itu sebagai "hal terhebat." Tim ilmuwan itu dipimpin Hilke Thuer dari Austrian Academy of Sciences. "Adalah sebuah keunikan di dunia arkeologi menemukan kuburan dan tengkorak anggota keluarga dinasti Ptolemaic,'' kata Thuer kepada BBC. ''Mengetahui Arsinoe mempunyai ibu seorang Afrika adalah sebuah sensasi nyata yang bisa membawa kepada fakta baru dalam silsilah keluaga Cleopatra dan hubungannya dengan kakak beradik Cleopatra-Arsinoe."

Keluarga Cleoptara hidup di masa pergolakan Kekaisaran Roma yang tengah memperluas kekuasannya sampai ke Mediterania. Cleopatra memperkuat kekuasannya dengan membuat aliansi dengan Kaisar Roma Julius Caesar. Kemudian terjadi tragedi pembunuhan Julius Caesar oleh pendukungnya sendiri, Jenderal Mark Antony. Akhirnya, Cleopatra pun jatuh ke pelukan Mark Antony.

"Cleopatra, Julius Caesar, dan Mark Antony, ketiganya adalah ikon simbol sejarah,'' tambah arkeolog Neil Oliver yang membuat dokumentasi untuk BBC. "Hampir mustahil dipercaya kalau ketiganya benar-benar ada dan bukan semi mitos. Mereka nyata seperti Richard Burton dan Elizabeth Taylor (yang memerankan Caesar dan Cleopatra di film, Red)

Sumber: Kepritoday.com

11 Maret 2009

Misteri Jam Saku Lincoln Terbongkar

Museum Nasional Amerika, Smithsonian di Wasingthon DC membuka pesan rahasia yang selama 150 tahun tersimpan dalam jam saku Abraham Lincoln, presiden ke-16 Amerika Serikat.

Pesan itu ditulis oleh Jonathan Dillon yang memperbaiki jam saku Lincoln di bulan April 1861. Ketika itu perang saudara antara kaum Union di utara yang menentang perbudakan dan kaum Konfederasi di selatan yang mendukung perbudakan baru saja dimulai.

Ketika mendengar berita tentang pertempuran di Fort Sumter, South Carolina, yang menjadi babak pembuka Perang Saudara Amerika, Dillon membuka jam Lincoln dan menuliskan sebuah pesan.

Bunyi pesan yang tersimpan selama 150 tahun itu:

"Jonathan Dillon, April 13-1861, Fort Sumpter [sic] was attacked by the rebels on the above date, J Dillon, April 13-1861, Washington, thank God we have a government, Jonth Dillon."

dan

"Jonathan Dillon, 13 April 1861, Fort Sumpter diserang oleh pemberontak pada tanggal di atas, J Dillon, 13 April 1861, Washington, terimakasih Tuhan kami punya pemerintahan, Jonth Dillon."

Seperti diberitakan CNN, pesan tersebut dibuka Museum Sejarah Amerika, Smithsonian di Washington DC, dan diumumkan hari Selasa waktu Amerika Serikat (10/3) atau Rabu waktu Indonesia (11/3).

Disebutkan bahwa isi pesan yang tertulis di dalam jam tangan Lincoln itu ternyata sedikit berbeda dengan yang selama ini diketahui publik.

Dalam wawancara dengan New York Times di tahun 1906, Dillon mengatakan, begitu mendengar berita mengenai tembakan pertama dalam sejarah Perang Saudara, dia membuka bagian belakang jam saku Presiden Lincoln dan menulis pada dinding metal jam itu:

"The first gun is fired. Slavery is dead. Thank God we have a President who at least will try."


Atau:

"Tembakan pertama telah dilepaskan. Perbudakan telah mati. Terimakasih Tuhan kami memiliki Presiden yang pada akhirnya berusaha."

Lima tahun kemudian, April 1865, Lincoln yang sampai hari ini masih diakui sebagai presiden terbaik Amerika Serikat tewas ditembak oleh John Wilkes Booth saat menyaksikan pertunjukan di Gedung Ford di Washington DC.

Menurut pihak Smithsonian, tidak lumrah seorang tukang jam profesional meninggalkan catatan di bagian dalam jam saku pelanggan mereka.

"Lincoln tidak pernah tahu isi pesan yang selalu dibawanya di dalam saku," kata Direktur Museum Nasional Amerika, Brent D. Glass.

Museum Nasional memutuskan membuka bagian belakang jam saku itu setelah dihubungi oleh salah seorang cicit Dillon, Doug Stilles, yang mendengar cerita tentang pesan di jam saku Lincoln.

Stilles meminta agar Museum Nasional membuka jam itu untuk membuktikan apakah memang benar kakek buyutnya memang meninggalkan pesan di dalam jam saku Lincoln. (kepritoday.com)

15 Februari 2009

Ledakan Mahadasyat Misterius di Siberia 1908

Misteri ledakan mahadasyat yang terjadi di kawasan Tunguska pada tahun 1908 silam, menjadi salah satu misteri dunia yang sampai saat ini membuat banyak orang penasaran.


Banyak ahli dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan dikerahkan untuk turut mengungkap tabir gelap dari kejadian misterius ini. Namun sampai sekarang , sepertinya belum ada hasil dari ekspedisi yang benar-benar memuaskan. Maka tidak heran jika misteri Tunguska ini masuk kedalam top 10 misteri dunia.

Kejadian ini bermula pada pagi hari tanggal 30 Juni 1908 , kafilah-kafilah di gurun Gobi menyaksikan sebuah bola api menyala dan yang meluncur dengan cepat di langit untuk akhirnya lenyap di sebelah utara tapal batas Mongolia. Beberapa saat kemudian terjadilah ledakan maha dahsyat di dataran tinggi Siberia Tengah, Rusia, didekat sungai Tunguska, yang tercatat pada seismograf-seismograf di Irkutsk (880 kam ke selatan), Moskow (5000 km) ke barat, St. Petersburg, (Leningrad sekarang) dan bahkan sejauh Washington dan Jakarta.

Penduduk di daerah itu yang sangat langka melaporkan timbulnya tiang api yang menjulang setinggi langit, disusul oleh gelombang panas, serangkaian menggelegar, gelombang-gelombang angin sekencang taufan dan turunnya hujan yang berwarna hitam.

Baru 19 tahun kemudian dikirim ekspedisi ilmiah di bawah pimpinan Prof. L. Kulik, yang diulangi lagi pada tahun-tahun 1928 dan 1929. Fakta-fakta yang dikumpulkan mengagumkan dunia ilmu pengetahuan: daerah hutan yang berbentuk lonjong dengan ukuran kurang lebih 25 x 15 km mengalami kehancuran total, sedang lingkaran luar dengan ukuran kurang lebih 50 x 45 km mengalami kerusakan berat. Prof. Kulik almarhum ialah seorang ahli meteorit dan sampai akhir hayatnya mencoba dengan sia-sia untuk membuktikan adanya “Meteor Tunguska”. Versi lain kemudian menyangka adanya sekelompok meteor. Namun tidak berhasil ditemukan sisa-sisanya seperti pada kepundan-kepundan meteor lainnya. Kemudian dilontarkan kemungkinan adanya komet, namun hal itu tidak sesuai dengan laporan para saksi.

Setelah tibanya zaman atom baru disadari bahwa ledakan maha dahsyat di Tunguska memperlihatkan ciri-ciri suatu ledakan nuklir! Ciri-ciri itu antara lain ialah bahwa pohon-pohon di hutan sekitarnya yang selamat dari ledakan, memperlihatkan lingkaran tahunan yang lebih gemuk untuk tahun 1908 daripada tahun-tahun lainnya. Dari keadaan pohon-pohon yang hangus terbakar juga dapat disimpulkan, bahwa ledakan yang memancarkan panas itu terjadi bukannya di permukaan bumi melainkan di udara.

Demikian juga telah ditemukan butir-butir magnetit ukuran mikroskopis di samping butir-butir silikat seperti kaca yang kadang-kadang mengandung partikel besi. Bahan-bahan yang sama ditemukan sehabis percobaan-percobaan nuklir di Alamogordo, Amerika Serikat, dan terbentuk oleh suhu sangat tinggi dari ledakan nuklir. Menurut perkiraan, ledakan maha dahsyat di Siberia pada tahun 1908 itu berkekuatan 30 megaton.

Dalam dua dasawarsa terakhir ini telah terungkap perspektif lain terhadap teka-teki Tunguska dengan adanya penelitian oleh ahli-ahli aerodinamika dan ahli-ahli peroketan, yang dipelopori oleh Dr. Felix Zigel. Analisa dari laporan para saksi, bukti-bukti dari gelombang balistik dan bentuk daerah kerusakan menunjukkan bahwa lintasan yang ditempuh oleh benda dari kosmos itu bukanlah lurus, melainkan semula datang dari arah selatan, di atas desa Keshma membelok ke timur dan diatas desa Preobrazhenka berubah arah ke barat. Tiba di sebelah utara desa Vanavara terjadilah ledakan maha dahsyat itu.

Lintasan yang berbelok-belok itu tidak mungkin dilakukan oleh suatu benda alamiah, melainkan hanya dapat dilakukan oleh suatu benda buatan, sehingga timbullah dugaan bahwa penyebabnya ialah wahana antariksa yang datang dari peradaban lain!

Hipotesa wahana antariksa dari luar bumi itu ada dua macam, meskipun kedua-duanya berdasarkan anggapan bahwa telah terjadi suatu ketidakberesan teknis. Yang satu mengira bahwa terjadi kerusakan pada sistem propulsinya sehingga terjadilah ledakan maha dahsyat yang memusnahkan tamu dari luar bumi tadi. Hanya butiran mikroskopis saja yang masih tertinggal yang merupakan sisa dari wahana antariksa semula.

Hipotesa yang lain mengira, bahwa obyek dari kosmos itu mengalami kesulitan dalam sistem pengemudian sehingga hampir membentur permukaan bumi. Maka dari itu pada saat terakhir ia terpaksa melakukan koreksi arah dengan menyalakan motor roket nuklirnya, sehingga ia berhasil meninggalkan bumi untuk selanjutnya meneruskan perjalanannya ke arah Planet Venus.

Apa pun sebabnya, kita boleh merasa bersyukur bahwa ledakan maha dahsyat tadi tidak terjadi di atas salah satu kota metropolitan, melainkan di daerah yang jarang penduduknya. Namun, menurut Ian Ridpath (Messages from the Stars, Fontana/Collins, Glasgow 1978), di dalam tahun 1977 para sarjana Uni Sovyet mengumumkan penemuan bahan carbonaceous chonditer yang lazimnya terdapat di kepala komet.

Apakah dengan demikian teka teki Tunguska telah terjawab untuk penghabisan kesekian kalinya?

13 Februari 2009

Sejarah Aneh Para Pesohor Dunia

Orang yang tersohor di dunia sekalipun banyak meninggalkan kesan-kesan yang aneh untuk selalu dikenang oleh generasi berikutnya, berikut ini adalah beberapa sejarah tentang gambaran dan kisah aneh para pesohor besar di dunia yang pantas anda simak karena memang benar-benar aneh:

1. Tentu Anda semua kenal dengan Kubilai Khan. Yup, kaisar Mongol yang sangat kejam dan ekspansif ini ternyata memiliki sisi toleransi yang sangat tinggi. Percaya tidak, Kubilai Khan adalah tokoh pemimpin dunia pertama yang menyatakan bahwa hari-hari besar agama Buddha, Kristen, Yahudi, dan Islam dijadikan sebagai hari libur resmi kenegaraan. Asal tahu saja, Kubilai Khan adalah cucu dari Genghis Khan yang sangat legendaris itu yang memiliki kekuasaan yang merentang dari perbatasan Eropa, Timur Tengah, hingga hampir seluruh Asia Timur pada abad ke-13. Dengan kata lain, hari libur resmi kenegaraan pada tiap hari besar agama di dunia memang memungkinkan untuk dilakukan oleh Kubilai Khan karena luasnya wilayah kekuasaannya.

2. Galileo Galilei memang manusia yang kurang beruntung selama hidupnya. Bahkan setelah mati sekalipun, Galileo tetap mengalami kesulitan. Setelah pandangan-pandangan ilmiahnya soal tata surya membuat dirinya berurusan dengan pihak gereja, kematiannya pun dirundung masalah. Saat kematiannya pada tahun 1642, jasadnya tidak langsung dikubur, tapi tetap disimpan hingga tahun 1737, kira-kira hampir seabad. Tak cukup hanya itu, sebelum dikubur di Gereja Santa Croce, Florence, Italia, seorang bangsawan tega memotong tiga jari Galileo sebagai kenang-kenangan. Dua dari jari itu kemudian dimiliki oleh seorang dokter Italia, dan jari ketiga-sepotong jari tengah-saat ini berada di Museum Sejarah Ilmu Pengetahuan di Florence, Italia, dipajang menunjuk ke langit di atas tiang marmer.

3. Siapakah dia? Tahun 1831 dia mengalami kebangkrutan dalam usahanya. Tahun 1832 dia menderita kekalahan dalam pemilihan tingkat lokal. Tahun 1833 dia kembali bangkrut dan pada tahun 1835 istrinya meninggal dunia. Tahun 1836 dia menderita tekanan mental yang sangat berat dan hampir saja masuk rumah sakit jiwa. Tahun 1837, dia kalah dalam suatu kontes pidato. Tahun 1840, ia gagal dalam pemilihan anggota senat AS. Tahun 1842, dia menderita kekalahan untuk duduk di dalam kongres AS. Tahun 1848 ia kalah lagi di kongres. Tahun 1855, lagi-lagi gagal di senat. Tahun 1856 ia kalah dalam pemilihan untuk menduduki kursi wakil presiden. Tahun 1858 ia kalah lagi di senat. Tahun 1860 akhirnya dia menjadi presiden Amerika Serikat. Siapakah dia? Dialah Abraham Lincoln. Intinya adalah jangan pernah menyerah dengan berbagai kegagalan yang pernah dialami, bahkan seberat apapun cobaan itu. Coba dan coba lagi!

4. Kalau ada yang mengatakan bahwa seorang yang bergelut di bidang seni memiliki perasaan yang halus, maka cobalah baca fakta berikut ini. Johannes Brahms (1833-1897), komposer besar Jerman, adalah salah seorang yang sangat membenci binatang. Di kala santai atau sedang mencari inspirasi, komposer ini sering pergi ke loteng rumahnya dan mempersiapkan busur dan anak panah. Di sana hampir tiap waktu ia memanah kucing-kucing milik tetangganya. Kebiasaan buruk ini terus dilakukannya hingga sepanjang hidupnya!

5. Napoleon Bonaparte, saat berperang di Timur Tengah tahun 1799 bermaksud melepaskan 1200 tentara Turki yang berhasil ditawan Perancis, ketika Perancis berhasil merebut Jaffa. Saat itu Napoleon sedang terserang influenza. Saat menginspeksi pasukan, Napoleon terserang batuk berat hingga ia mengatakan Ma sacre toux (Batuk sialan). Perwira pendamping Napoleon merasa sang jenderal mengatakan Massacrez Tous (Bunuh semua). Akibatnya, seluruh 1200 orang tawanan Turki itu dibunuh. Hanya karena batuk sang jenderal dan kuping perwira yang error!

6. Di masa jayanya, Wilhelm Steinitz adalah salah satu pemain catur paling cemerlang di dunia. Namun saat semakin tua, ia secara perlahan-lahan dijangkiti kegilaan, dan sering merasa bahwa ia dapat menelepon seseorang tanpa menggunakan telepon, ataupun bermain catur tanpa menyentuh bidak. Puncak kegilaannya terjadi saat Steinitz mengumumkan kepada masyarakat luas bahwa ia hendak menantang Tuhan untuk bermain catur. Lebih parah lagi, ia menawarkan fur satu bidak dalam pertandingan ini! (sumber internet)

25 Januari 2009

Mengungkap Rahasia Penanggalan Imlek

Penanggalan Tahun Baru Imlek memiliki sejarah yang panjang. Berbeda dengan penanggalan penanggalan tahun masehi atau tahun hijriah, yang berpedoman pada matahari (Masehi) dan bulan (Hijriah). Karenanya, perayaan tahun baru Imlek selalu jatuh di Bulan Januari dan Februari saja.

Selain punya sejarah yang cukup panjang, penanggalan tahun baru Imlek terkandung misteri luar biasa, yang melibatkan para kaisar China yang berkuasa pada jaman dahulu. Berikut kisah perjalanan panjang penanggalan Imlek.

Tahun baru Imlek atay yin lik berasal dalam bahasa mandarin berarti penanggalan bulan. Di Indonesia namanya Imlek, tapi di negeri asalnya, perayaan ini biasa disebut chunjie (perayaan musim semi). Kegiatan itu juga biasa disebut guo nian (memasuki tahun baru) dan kata ini kemudian oleh masyarakat Tionghoa di era tahun 1980-an lebih dikenal dengan sebutan konyan.

Jika dilihat dari sejarahnya, perhitungan penanggalan Imlek sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Perhitungan ini sendiri semula didasarkan atas perhitungan peredaran bulan mengelilingi bumi (kalender bulan).

Dalam sejarah tercatat, penanggalan Imlek dimulai sejak tahun 2637 SM, sewaktu Kaisar Ui Tee/Huang Ti (2698-2598 SM) mengeluarkan siklus pertama pada tahun ke-61 masa pemerintahannya.

Namun penanggalan ini berkembang lain ketika adanya agama Khonghucu. Ketika Kaisar Han Bu Tee atau Han Wu Tee dari Dinasti Han (206 SM-220) berkuasa, yang menetapkan agama Khonghucu sebagai agama negara. Maka secara otomatis penanggalan yang mereka gunakan diubah menjadi penanggalan Imlek seperti yang dianjurkan oleh Nabi Khonghucu.

Dalam perubahan ini, perhitungan kemudian diubah menurut tahun kelahiran Nabi Besar itu yaitu tahun 551 SM. Dengan demikian penanggalan Imlek dan penanggalan masehi berselisih 551 tahun.

Meski telah ditetapkan secara resmi, tapi tak berarti penanggalan ini selamanya digunakan di China. Sebab ternyata penanggalan ini berulang kali diganti oleh dinasti-dinasti yang berkuasa setelah dinasti Han. Bahkan penanggalan ini pun sempat diganti pada zaman Mao Tze Dong (Mao Tse Tung) berkuasa. (posmetro-medan.com)

23 Januari 2009

Ternyata Soeharto Pernah Ditempeleng Kawilarang

Kawilarang dikenal sebagai panglima yang pernah menampar Letkol. Soeharto yang saat itu adalah salah seorang bawahannya.


Foto: Kawilarang (internet)

Pada tahun 1950-an, sebagai Panglima Wirabuana, Kawilarang baru saja melapor kepada Presiden Soekarno bahwa keadaan di Makassar sudah aman. Namun Soekarno malah menyodorkan sebuah radiogram yang baru saja diterimanya yang melaporkan bahwa pasukan KNIL Belanda sudah menduduki Makassar. Ternyata Brigade Mataram, pasukan yang seharusnya mempertahankan kota Makassar, telah melarikan ke lapangan udara Mandai.

Kawilarang marah besar dan segera kembali ke Makassar. Setibanya di lapangan udara ia langsung memarahi komandan Brigade Mataram, Letkol Soeharto, sambil menempelengnya. (wikipedia.org)

20 Januari 2009

Palestina Pendukung Kemerdekaan Indonesia

Dwitunggal Soekarno-Hatta boleh saja memproklamasikan kemerdekaan RI secara de facto pada 17 Agustus 1945, tetapi perlu diingat bahwa untuk berdiri (secara de jure) sebagai negara yang berdaulat, Indonesia membutuhkan pengakuan dari bangsa-bangsa lain. Pada poin ini kita tertolong dengan adanya pengakuan dari tokoh tokoh Timur Tengah, sehingga Negara Indonesia bisa berdaulat.
Gong dukungan untuk kemerdekaan Indonesia ini dimulai dari Palestina dan Mesir, seperti dikutip dari buku “Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri” yang ditulis oleh Ketua Panitia Pusat Perkumpulan Kemerdekaan Indonesia , M. Zein Hassan Lc.

Buku ini diberi kata sambutan oleh Moh. Hatta (Proklamator & Wakil Presiden pertama RI), M. Natsir (mantan Perdana Menteri RI), Adam Malik (Menteri Luar Negeri RI ketika buku ini diterbitkan) , dan Jenderal (Besar) A.H. Nasution.

M. Zein Hassan Lc. Lt. sebagai pelaku sejarah, menyatakan dalam bukunya pada halaman 40, menjelaskan tentang peran serta, opini dan dukungan nyata Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia, di saat negara-negara lain belum berani untuk memutuskan sikap.

Dukungan Palestina ini diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini -mufti besar Palestina- secara terbuka mengenai kemerdekaan Indonesia:


"... pada 6 September 1944, Radio Berlin berbahasa Arab menyiarkan 'ucapan selamat' mufti Besar Palestina Amin Al-Husaini (beliau melarikan diri ke Jerman pada permulaan perang dunia ke dua) kepada Alam Islami, bertepatan ‘pengakuan Jepang’ atas kemerdekaan Indonesia. Berita yang disiarkan radio tersebut dua hari berturut-turut, kami sebarluaskan, bahkan harian “Al-Ahram” yang terkenal telitinya juga menyiarkan."

Syekh Muhammad Amin Al-Husaini dalam kapasitasnya sebagai mufti Palestina juga berkenan menyambut kedatangan delegasi "Panitia Pusat Kemerdekaan Indonesia" dan memberi dukungan penuh. Peristiwa bersejarah tersebut tidak banyak diketahui generasi sekarang, mungkin juga para pejabat dinegeri ini.

Bahkan dukungan ini telah dimulai setahun sebelum Sukarno-Hatta benar-benar memproklamirkan kemerdekaan RI. Tersebutlah seorang Palestina yang sangat bersimpati terhadap perjuangan Indonesia , Muhammad Ali Taher.

Beliau adalah seorang saudagar kaya Palestina yang spontan menyerahkan seluruh uangnya di Bank Arabia tanpa meminta tanda bukti dan berkata: “Terimalah semua kekayaan saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia .."

Setelah seruan itu, maka negara daulat yang berani mengakui kedaulatan RI pertama kali oleh Negara Mesir 1949. Pengakuan resmi Mesir itu (yang disusul oleh negara-negara Timur Tengah lainnya) menjadi modal besar bagi RI untuk secara sah diakui sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh.

Pengakuan itu membuat RI berdiri sejajar dengan Belanda (juga dengan negara-negara merdeka lainnya) dalam segala macam perundingan & pembahasan tentang Indonesia di lembaga internasional.

Dukungan Mengalir Setelah Itu

Setelah itu, sokongan dunia Arab terhadap kemerdekaan Indonesia menjadi sangat kuat. Para pembesar Mesir, Arab dan Islam membentuk "Panitia Pembela Indonesia". Para pemimpin negara dan perwakilannya di lembaga internasional PBB dan Liga Arab sangat gigih mendorong diangkatnya isu Indonesia dalam pembahasan di dalam sidang lembaga tersebut.

Di jalan-jalan terjadi demonstrasi-demonstrasi dukungan kepada Indonesia oleh masyarakat Timur Tengah. Ketika terjadi serangan Inggris atas Surabaya 10 November 1945 yang menewaskan ribuan penduduk Surabaya , demonstrasi anti Belanda-Inggris merebak di Timur-Tengah khususnya Mesir. Sholat ghaib dilakukan oleh masyarakat di lapangan-lapangan dan masjid-masjid di Timur Tengah untuk para syuhada yang gugur dalam pertempuran yang sangat dahsyat itu.

Yang mencolok dari gerakan massa internasional adalah ketika momentum Pasca Agresi Militer Belanda ke-1, 21 juli 1947, pada 9 Agustus. Saat kapal "Volendam" milik Belanda pengangkut serdadu dan senjata telah sampai di Port Said.

Ribuan penduduk dan buruh pelabuhan Mesir berkumpul di pelabuhan itu. Mereka menggunakan puluhan motor-boat dengan bendera merah-putih –tanda solidaritas- berkeliaran di permukaan air guna mengejar dan menghalau blokade terhadap motor-motor- boat perusahaan asing yang ingin menyuplai air & makanan untuk kapal "Volendam" milik Belanda yang berupaya melewati Terusan Suez, hingga kembali ke pelabuhan. Kemudian motor boat besar pengangkut logistik untuk "Volendam" bergerak dengan dijaga oleh 20 orang polisi bersenjata beserta Mr. Blackfield, Konsul Honorer Belanda asal Inggris, dan Direktur perusahaan pengurus kapal Belanda di pelabuhan. Namun hal itu tidak menyurutkan perlawanan para buruh Mesir.

Wartawan 'Al-Balagh' pada 10/8/47 melaporkan:

"Motor-motor boat yang penuh buruh Mesir itu mengejar motor-boat besar itu dan sebagian mereka dapat naik ke atas deknya. mereka menyerang kamar stirman, menarik keluar petugas-petugasnya, dan membelokkan motor-boat besar itu kejuruan lain."

Melihat fenomena itu, majalah TIME (25/1/46) dengan nada salib menakut-nakuti Barat dengan kebangkitan Nasionalisme- Islam di Asia dan Dunia Arab. "Kebangkitan Islam di negeri Muslim terbesar di dunia seperti di Indonesia akan menginspirasikan negeri-negeri Islam lainnya untuk membebaskan diri dari Eropa."

Melihat peliknya usaha kita untuk merdeka, semoga bangsa Indonesia yang saat ini merasakan nikmatnya hidup berdaulat tidak melupakan peran bangsa bangsa Arab, khususnya Palestina dalam membantu perjuangan kita. Apalagi saat ini mau dilihat dari sisi Agama ataupun Kemanusiaan, bangsa Palestina sedang menghadapi Pembantaian Masal oleh Israel, sudah selayaknyalah kita sebagai Umat Beragama dan juga Berprikemanusiaan untuk membantu bangsa yang sedang ditindas ini dan juga pernah membantu perjuangan bangsa kita dulu. Minimal lakukan dengan mendoakan keselamatan, kesabaran dan juga ketabahan bagi rakyat dan para pejuangnya. (infokito.wordpress.com)

18 Januari 2009

Peranan Besar Indonesia Atas Kemerdekaan Singapura

Pada tayangan dokumentery Metro TV pada 16 Januari 2009 yang lalu berjudul Secret Operation (Operasi A : Sandi Genyang Malaysia) lihat vidonya secara online disini

Film dokumenter itu bercerita tentang perjuangan Marinir KKO Indonesia ketika masa konfrontasi dengan negara-negara bekas jajahan inggris dulu seperti Malaysia dan Singapura. Semuanya dipaparkan oleh seorang saksi sejarah yg dulu memimpin pasukan marinir KKO Kol. Marinir (purn) W. Siswanto yg sempat dikabarkan gugur.

Pada masa itu Presiden Soekarno mengatur siasat perang melawan mereka (yg disebut dengan politik konfrontasi) karena dianggap menyudutkan Indonesia, masalahnya Inggris berencana mendirikan negara Federasi Malaysia yg terdiri dari Malaya, Serawak, Sabah, Kalimantan Utara, Singapura dan Brunai dan hal ini dianggap Bung Karno sangat mengancam Indonesia sebab Bung Karno curiga langkah ini adalah sebuah Neo Kolonialisme baru yg bertujuan untuk mengepung Indonesia.

Operasi Intelijen dari Marinir serta penetrasi pasukan Angkatan Darat Indonesia yg terdiri dari para sukarelawan (non militer) diperkirakan dapat melumpuhkan Singapura waktu itu dan diluar dugaan, rencana penyerangan Indonesia ke Singapura ini juga mendapat dukungan oleh gerakan bawah tanah para aktifis kemerdekaan Singapura sendiri yang menginginkan negerinya merdeka, salah satunya adalah Lee Kuan Yu. Kesepakatan pun diatur antara Indonesia dengan gerakan bawah tanah Singapura, dan kesepekatan ini juga bertujuan untuk mengusir Inggris agar secepatnya keluar dan angkat kaki dari Singapura.

Ketika Indonesia menutup ekspor ke Singapura serta merencanakan perang, prajurit Inggris yg ternyata sudah trauma dengan perang dunia ke-2 memilih untuk pulang ke negaranya daripada harus berperang lagi dengan Indonesia dan oleh sebab itu Inggris pun memilih meninggalkan Singapura dan memberikan kemerdekaannya pada mereka. dan Indonesia pun tidak jadi menyerang.

Didalam video dokumenter ini juga dijelaskan arti dari bendera negara Singapura, dimana pengertian bendera tersebut antara lain adalah sebagai berikut:


Foto: Bendera Singapura

1. Merah Putih
karena menghargai Indonesia yg telah berjasa mempercepat kemerdekaan mereka, maka Singapura pun mengambil dasar warna bendera kita yaitu : merah putih sebagai tanda bahwa mereka berada ditengah-tengah Indonesia

2. Bintang 5
ditambahkan bintang 5 biji dipojok atas itu adalah pengadopsian dari Pancasila yg mempunyai 5 bintang karena waktu itu Singapura belum memiliki dasar atau falsafah negara.

3. Bulan Sabit
lambang bulan sabit itu adalah sebagai tanda bahwa Singapura sangat menghargai bahwa mereka hidup ditengah2 masyarakat yg mayoritas muslim

Masa-masa konfrontasi yg endingnya memerdekakan Singapura ini telah mengorbankan prajurit-perajurit sukarelawan Indonesia yang tertawan sebanyak 520 orang, dan yg gugur 168 orang dimana hingga saat ini jasad mereka banyak yang belum dipulangkan ke Indonesia.

Tercatat pula disejarah bahwa pada saat itu negara Singapura sedang mengalami masa perekonomian yang sulit, dan tergantung dengan ekspor dari Indonesia, dan jika Indonesia menutup ekspornya ke negara ini maka bukan tidak mungkin negara Singapura akan mengalami kesulitan, sebab seperti yang kita ketahui bahwa negara Singapura adalah negara Ekonomi jasa tanpa memiliki sumber daya alam yang mencukupi kebutuhannya sendiri.

05 Januari 2009

Majapahit dari Masa ke Masa

Kerajaan Majapahit merupakan sebuah kerajaan terbesar yang pernah ada di wilayah Nusantara, dan berikut ini dipaparkan keadaan kerajaan ini dari masa ke masa

1292
Raden Wijaya membuka hutan Tarik atas jzin Raja Jayakatwang dari Kediri. Di sana is menamakan daerah baru itu Majapahit atau Wilwatikta (Wilwa: maja; tikta: pahit)

1293
Raden Wijaya menggulingkan Jayakatwang dan menjadi raja pertama Majapahit bergelar Kertarajasa Jayawardana.

1295
Pemberontakan Ranggalawe.

1300
Pemberontakan Lembu Sora.

1309
Raja Kertarajasa wafat, digantikan anaknya, I Jayanegara.

1316
Pemberontakan Nambi.

1319
Pemberontakan Kuti digagalkan oleh Gajah Mada, seorang bekel bhayangkara pengawal raja Jayanegara. Gajah Mada diangkat menjadi Patih Dana.

1328
Pemberontakan Tanca, Raja Jayanegara tewasterbunuh dan Tanca dibunuh oleh Gajah Mada.

1329
Tribuwanatunggadewi diangkat sebagai Ratu Majapahit. Penaklukan Keta dan Sadeng.

1336
Gajah Mada diangkat sebagai Patih Amangkubumi atau Mahapatih dan mengucapkan Sumpah Amukti Palapa di hadapan ratu dan para menteri, "Jika telah berhasil menunjukkan Nusantara, saya baru akan beristirahat: Jika Gurun, Seran, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, telah tunduk, saya baru akan beristirahat!" Pelaksanaan program penaklukan Nusantara dimulai dengan penundukan Bali.

1350
Putra Tribuwanatunggadewi, Hayam Wuruk, diangkat sebagai Raja Majapahit dengan gelar Sri Rajasanagara. Hampir seluruh wilayah Nusantara mulai dari Semenanjung Melayu (sekarang Malaysia), Tumasik (Singapura), Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Ambon, Seram, can Timor telah ditaklukkan. Menyusul Dompo pada tahun ini dan tinggal Sunda yang belum. Terjadi Peristiwa Bubat yang menandai ambisi Gajah Mada menguasai Sunda tetapi gagal dan menyebabkan Hayam Wuruk kecewa dan Gajah Mada diusir dari keraton.

1359
Gajah Mada kembali ke keraton can mendampingi perjalanan keliling Hayam Wuruk ke wilayah kekuasaannya, yang mengilhami penulisan kitab Desawarnnana alias Nagarakertagama oleh Mpu Prapanca.

1364
Gajah Mada mangkat

1389
Hayam Wuruk mangkat

1403
Perang Saudara (Paregreg) antara Wikramawardhana (menantu Hayam Wuruk) dan Wirabhumi(anak
Hayam Wuruk dari selir) selama tiga tahun, yang dimenangkan Wikramawardhana (memerintah Majapahit hingga 1429).

1429-1447
Cucu Hayam Wuruk, Suhita, menjadi Ratu Majapahit, can merupakan keturunan langsung Raden
Wijaya yang terakhir yang memerintah Majapahit.

1453
Kekosongan takhta Majapahit.

1456-1478
Pudarnya pengaruh Majapahit seiring perebutan takhta dan masuknya pengaruh Islam di Jawa.

1478
Majapahit runtuh, jatuh ke kekuasaan Kesultanan Demak, ditandai dengan candra sengkala sirnailang-kertaning-bumi (hilang musnah kejayaan di bumi) yang menunjukkan tahun 1400 Saka

sumber: kompas.com

30 Desember 2008

"Cempaka Putih", Kitab Kamasutra Melayu di Riau

Sekitar 350 naskah kusam tertata rapi di lemari Kantor Yayasan Kebudayaan Indrasakti di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. "Itu naskah yang dapat kami pertahankan, selebihnya berada di Malaysia, dan Singapura," kata Raja Malik Hafrizal, 36 tahun, ahli waris Melayu Lingga Riau, di kantornya, Senin, bertepatan dengan 1 Muharram 1430 H.

Beraksara Arab-Melayu, naskah-naskah peninggalan zaman Belanda itu nyaris tidak diperhatikan pengunjung lokal, meski menyimpan ribuan kisah kejayaan Kerajaan Melayu Lingga Riau, termasuk tentang teknik hubungan intim yang islami. "Kamasutra" Pulau Penyengat, dalam koleksi perpustakaan naskah kuno Indrasakti, belum pernah dipublikasikan.

Sekitar sepuluh naskah kuno tentang kehidupan seks warga dan keluarga raja masih tersimpan di Indrasakti. Pengarangnya antara lain, Raja Abdullah yang pada zamannya akrab dipanggil Abu Muhammad Adnan.

Abu Muhammad Adnan mulai menulis tentang hubungan biologis masyarakat Melayu di Pulau Penyengat pada pertengahan hingga akhir abad ke-19. Dia adalah putra dari Raja Ali Haji, penulis syair Gurindam 12 yang tersohor di dunia, Bapak Bahasa Indonesia yang telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Republik Indonesia.

Salah satu judul naskah kuno karangan Abu Muhammad Adnan adalah "Cempaka Putih." Kitab itu mengenai hubungan seks yang dihalalkan Islam, dilengkapi dengan foto lelaki dan perempuan yang sedang melakukan hubungan intim.

Karya Abu Muhammad tertata rapi dalam 150 halaman, baru-baru ini diselamatkan Raja Malik dari serangan rayap. Kendati sudah kusam, kitab dengan aksara Arab-Melayu itu masih utuh.

Bagi peneliti kebudayaan dan kolektor naskah tua, "Cempaka Putih" adalah permata yang memiliki nilai kebudayaan yang tinggi. "Ceritanya erotis, tapi mendidik," kata Raja Malik yang juga Ketua Pusat Maklumat Kebudayaan Melayu Kepri-Pulau Penyengat.

Selain menampilkan beberapa teknik/gaya hubungan seks, "Cempaka Putih" juga menuliskan sebuah doa sebelum berhubungan intim. "Seperti Kamasutra India. Raja Abdullah menceritakan kisah kehidupan seksual masyarakat Melayu pada zamannya. `Kamasutra Melayu`, berdasar ajaran Islam," ujarnya.

"Cempaka Putih" memberi gambaran betapa pentingnya hubungan seks dalam sebuah keluarga yang harmonis. "Hubungan seks yang tidak meninggalkan ajaran Islam. Enak tapi tidak berdosa," ujar Raja Malik, tersenyum.

"Nyaris hancur. Tapi tulisannya masih utuh sehingga dapat dibaca," katanya. Setelah "Cempaka Putih", muncul beberapa naskah "kamasutra" lain dengan penulis yang berbeda di zaman itu. "Naskah kuno Melayu dengan gaya Kamasutra India yang berhasil kami simpan sekitar sepuluh," ujarnya.

Perempuan

Istri Abu Muhammad Adnan, Khatijah Terung, juga seorang penulis. Khatijah tidak ingin melewati kesempatan untuk menulis naskah tandingan yang lebih menonjolkan perempuan dalam kehidupan seksual.

Naskah Khatijah Terung berjudul "Kumpulan Gunawan", terdiri atas 197 halaman, dilengkapi dengan tulisan, lukisan dan foto yang menggambarkan hubungan seksual antara suami dan istri.

Karyanya itu juga dikenal dengan sebutan Gerak Tujuh yang identik dengan gaya perempuan dalam melakukan hubungan seksual dengan suaminya. "Naskah `Kumpulan Gunawan`masih utuh, tidak rusak," kata Raja Malik.

Raja Malik mengatakan, naskah-naskah "Kamasutra" Melayu akan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. "Naskah itu ditulis dalam bentuk Arab-Melayu. Kami akan alihaksarakan ke dalam bentuk bahasa Indonesia tanpa mengurangi kekhasan Melayu," katanya.

Buru naskah

"Para kolektor dari Malaysia memburu naskah kuno Melayu yang berada di Pulau Penyengat, Tanjungpinang dan Kabupaten Lingga," ujar Raja Malik. Sekitar 50 naskah kuno yang bermuatan sejarah, sastra dan agama telah dijual warga Kepri kepada kolektor dari Malaysia. Sebagian kecil naskah kuno Melayu Kepri kini berada di Lembaga Kebudayaan Melayu Singapura.

"Kebanyakan kolektor Malaysia yang berhasil membeli naskah kuno dari warga masyarakat Kepri yang mendapatkannya sebagai warisan," ujarnya. Raja Malik mengatakan, kolektor-kolektor dari Malaysia dan Singapura berupaya merayu pemegang naskah kuno. Kolektor memiliki penawaran tersendiri terhadap naskah-naskah kuno yang dijual warga.

"Saya juga sering dibujuk kolektor dari Malaysia, Singapura, maupun dari beberapa negara lain," katanya. Harga naskah sejarah kuno lebih tinggi dibanding sastra dan agama.

"Naskah-naskah kuno yang berhasil kami selamatkan sekitar 317," kata Raja Malik yang pernah mendapat Penghargaan Penyelamatan Aset Budaya mMlayu Kepri dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Menurutnya, hingga sekarang aset-aset budaya Kepri belum diinventarisasi sehingga tidak diketahui berapa banyak yang masih tersisa. Seharusnya, pemerintah menyediakan museum untuk menyelamatkan yang masih tersisa atau disimpan oleh warga.

"Pemerintah pernah membeli naskah kuno yang disimpan oleh pewarisnya. Namun, tidak sebanding dengan yang masih berada di tangan warga," katanya. Perhatian pemerintah, dinilainya hanya pada terfokus pada pemeliharaan kuburan raja-raja, benteng dan pemeliharan mesjid Pulau Penyengat.

"Seharusnya apapun jenis aset yang menunjukkan identitas kekayaan budaya Melayu diselamatkan," katanya. Pulau Penyengat, 240 hektare, hingga dewasa ini dikenal sebagai pulau sakral, bersih dari kegiatan-kegiatan yang melanggar ajaran agama.

Masyarakat pulau itu mempertahankan kegotongroyongan dan budaya Melayu yang bercorak Islam hingga sekarang. Tidak ada pedagang yang menjual minuman keras. Tidak ada lokalisasi pelacuran dan perjudian.

"Jangan coba-coba melakukan kegiatan tidak baik di Pulau Penyengat," kata Iwan Kurniawan, pengacara yang pada hampir setiap perayaan keagamaan Islam mengunjungi Penyengat, pulau di seberang Ibukota Tanjungpinang. (antara.co.id)

29 Desember 2008

Jejak Kejahatan Israel di Jalur Gaza

Juni 1967: Israel mencaplok Jalur Gaza yang sebelumnya dikuasai oleh Mesir selama perang. Menurut sensus Israel saat itu, populasi penduduk di Jalur Gaza hanya 380.000 jiwa, dan setengahnya merupakan pengungsi dari Israel. Saat ini, populasi di wilayah seluas 360 km persegi tersebut mencapai 1,5 juta jiwa, dengan jumlah pengungsi beserta keluarganya mencapai 1 juta jiwa.

Desember 1987: Perselisihan di kamp pengungsi Jebaliya memicu pemberontakan warga Palestina, yang berakhir pada tahun 1993. Kelompok militan Islam Hamas merupakan yang pertama kali muncul pada masa-masa awal pemberontakan.

September 2005: Israel menarik pasukannya beserta 8.500 pendatang Yahudi dari Jalur Gaza. Namun, Israel tetap menguasai wilayah udara, perairan di garis pantai, dan perbatasan. Hal ini menyebabkan ahli-ahli hukum Palestina dan beberapa dari Israel menuduh Israel masih menduduki Jalur Gaza.

Juni 2007: Hamas mengambil alih Jalur Gaza dari tangan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Juni 2008: Kelompok militan Hamas dan Israel sepakat untuk melakukan gencatan senjata untuk menghentikan pertempuran.

November 2008: Hamas kembali melontarkan roket dan mortir ke wilayah Israel sebagai balasan serangan mendadak yang dilancarkan Israel beberapa saat setelah perjanjian gencatan senjata berakhir.

27 Desember 2008: Israel membombardir Jalur Gaza, dan menyebabkan lebih dari 200 warga Palestina tewas pada hari pertama penyerangan. Korban tewas hingga Senin mencapai lebih dari 300 orang.

Sumber: kompas.com

Stalin, Negarawan Terhebat Ketiga Rusia

Meskipun menyebabkan kematian jutaan rakyatnya di era 1930an, mantan diktator Uni Soviet, Josef Stalin, masih menjadi sosok yang dikagumi.


Foto: Poster Stalin Yang Dipegang Oleh Seorang Nenek

Pemirsa televisi di Rusia, Minggu (28/12) memilih Stalin sebagai negarawan terhebat ketiga sepanjang sejarah Rusia.

Jajak pendapat ini diselanggarakan televisi pemerintah Rossiya Channel melibatkan 524.000 suara lewat internet dan layanan pesan singkat (SMS). Acara bertajuk "Tokoh Rusia" itu berlangsung 90 hari. Stalin bahkan sempat unggul di awal-awal jajak pendapat.

Menempati urutan pertama sebagai negarawan terhebat adalah pemimpin Rusia di abad pertengahan Alexander Mevsky. Di tempat kedua ditempati Pyotr Stolypin, perdana menteri di awal abad 20 di bawah Czar Nicholas II.

Menempatkan Stalin sebagai negarawan hebat tentu saja memancing hujatan dari berbagai aktivis hak asasi manusia. Sejumlah kelompok HAM menilai ini adalah upaya pemerintah untuk mengaburkan kekejaman tirani Stalin.

Kesalahan dimaafkan

Kenyataan bahwa Stalin begitu populer bukan hal yang mengejutkan bagi para anggota Partai Komunis, yang masih merupakan salah satu partai politik terbesar di negara itu. "Stalin menjadikan Rusia negara adi daya dan merupakan salah satu pendiri koalisi menentang Hitler pada Perang Dunia Kedua," kata Sergei Malinkovich, pimpinan Partai Komunis di St Petersburg.

"Dalam semua jajak pendapat, dia menduduki posisi teratas sebagai tokoh yang paling populer. Tidak ada tokoh lain yang menyainginya. Atas jasanya bagi negara ini, kami bisa memaafkan kesalahannya."

Sergei Malinkovich tidak hanya siap memaafkan kesalahan Stalin, dia juga ingin tokoh yang dianggap sebagai salah satu tiran paling haus darah dalam sejarah abad ke-20 itu diangkat sebagai seorang santo.

Banyak orang di Rusia menghormati peranan Stalin pada Perang Dunia II ketika Uni Soviet mengalahkan pasukan Nazi Jerman. Namun kini terdapat kampanye lebih luas untuk memperbaiki citra Stalin dan tampaknya upaya itu datang dari para pejabat pemerintah di tingkat tinggi.

Anti-Stalin digerebek

Bukti utama untuk memopulerkan datang dalam bentuk buku panduan bagi guru-guru sejarah di sekolah-sekolah negeri di Rusia, yang mengatakan Stalin bertindak "rasional sepenuhnya". "(Inisiatif itu) datang dari atas sekali," kata editor buku panduan itu, sejarawan Alexander Danilov. "Saya yakin ini adalah gagasan mantan presiden yang sekarang menjabat sebagai perdana menteri, Vladimir Putin. Ini pas benar dengan arah politik Rusia yang kita lihat dalam delapan tahun terakhir, yang ditujukan bagi persatuan rakyat."

Namun kampanye untuk mengangkat nama Stalin itu tidak hanya terbatas pada interpretasi buku sekolah bagi anak-anak. Pada awal bulan ini, polisi anti-huru-hara menyerbu kantor salah satu organisasi hak asasi manusia terkenal di Rusia, Memorial, di St Petersburg.

Dengan alasan kelompok itu kemungkinan terkait dengan tulisan "ekstrimis" yang diterbitkan di sebuah koran lokal, polisi menyita 12 hard-drive komputer yang memuat seluruh arsip digital kekejaman yang dilakukan oleh rezim Stalin.

Kantor Memorial di St Petersburg meneliti kejahatan yang dilakukan oleh rezim Soviet. "Ini adalah pukulan besar bagi organisasi kami," kata Irina Flige dari Memorial. "Ini adalah hasil pekerjaan kami selama 20 tahun. Kami menyusun data dengan ratusan ribu nama. Mungkin peringatan ini sengaja untuk menakutkan kami?". Irina Flige yakin organisasi mereka menjadi sasaran karena mendukung ideologi yang berbeda dengan pemerintah. (kompas.com)

27 Desember 2008

Sumpah Palapa Bukan di Zaman Hayam Wuruk

Hasil penerjemahan naskah Kakawin Gadjah Mada atau Nyanyian Gadjah Mada mengungkap fakta baru, antara lain, Sumpah Palapa Gadjah Mada tidak diucapkan pada zaman Raja Hayam Wuruk, tetapi pada zaman Raja Majapahit sebelumnya, yakni Ratu Tribhuwana Wijayatunggadewi.

Naskah itu juga mengungkapan, Majapahit menyerbu Bali bukan pada zaman Raja Sri Kresna Kepakisan, tetapi pada zaman Ratu Tribhuwana Wijayatunggadewi, ibu dari Raja Hayam Wuruk. Adapun Sri Kresna Kepakisan bukanlah Raja Majapahit, melainkan orang yang dipersiapkan untuk menjadi raja di Bali.

”Banyak fakta baru dari hasil penerjemahan naskah Kakawin Gadjah Mada,” kata Kepala Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Timur I Made Kusumajaya, Jumat (26/12). Ia adalah Ketua Tim Penerjemahan Kakawin Gadjah Mada, sedangkan penerjemahan dilakukan guru besar Fakultas Sastra Universitas Udayana Bali, Prof Dr I Ketut Riana.

Informasi lainnya yang juga terungkap dalam naskah itu adalah peran Arya Wiraraja yang tidak banyak diketahui orang. ”Peran Arya Wiraraja jarang diungkap, padahal ia adalah penasihat ulung pada Kerajaan Majapahit,” kata Made Kusumajaya.

Tak ada peminat

Meski naskah asli yang tertulis pada 93 lembar daun lontar itu sudah diterjemahkan, menurut Made Kusumajaya, belum ada pihak yang berminat untuk membiayai penerbitannya dalam bentuk buku.

”Sudah diajukan ke Bupati (Mojokerto), swasta, dan (Dinas) Parsenibud Provinsi (Jatim),” urai Made. Namun, ia menyatakan, hingga saat ini belum ada pihak atau instansi yang tertarik menerbitkan naskah tersebut.

Made berharap, jika pada perkembangan selanjutnya ada pihak-pihak yang berminat untuk menerbitkan naskah tersebut menjadi buku, diharapkan bisa menjalin komitmen lebih serius.

Wakil Bupati Mojokerto Wahyudi Iswanto yang dikonfirmasi mengenai telah diselesaikannya naskah terjemahan ulang Kakawin Gadjah Mada mengaku, pihak Pemkab Mojokerto belum mengetahui soal tersebut.

Sementara itu, guru besar Fakultas Sastra Universitas Udayana, Bali, Prof Dr I Ketut Riana tidak terlalu memusingkan soal royalti apabila naskah itu diterbitkan. Ketut adalah penerjemah naskah asli Kakawin Gadjah Mada yang ditulis dalam bahasa Bali Kuno dan ditulisnya ulang kembali dalam bahasa Indonesia lengkap dengan nyanyiannya.

”Saya tidak terlalu memikirkan royalti, yang penting adalah bagaimana masyarakat bisa tahu,” kata Ketut saat dihubungi pada hari yang sama.

Naskah yang sama, imbuh Ketut, memang pernah diterjemahkan pertama kali pada 1984 oleh Prof Dr Partini Sarjono Prodotokusomo dengan bantuan penerjemah I Ketut Ginarsa.

Karya ilmiah yang dijadikan disertasi doktoral itu dipertahankan di depan sidang terbuka Senat Guru Besar Universitas Indonesia di bawah pimpinan Prof Dr Nugroho Notosusanto di Jakarta pada 21 Januari 1984. Namun, ada beberapa koreksi terhadap terjemahan terdahulu. (kompas.com)

11 Desember 2008

Indonesia Pemilik Keanekaragaman Hayati Nomor 2 Dunia

Indonesia merupakan negara kedua di dunia setelah Brasil yang memiliki keaneka-ragaman hayati tertinggi yang berada di kawasan 'Wallaccea' Sulawesi yang ditemukan peneliti Alfred Russel Wallace.

"Wallace adalah orang pertama yang menyadari fenomena kekhasan geologi Sulawesi, padahal dia bukanlah seorang ahli geologi melainkan seorang naturalis, patut dihargai penemuannya bagi masa depan bangsa Indonesia khususnya di wilayah Timur Indonesia," kata Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu'mang di Makassar, Rabu (10/12) malam.

Pada Pembukaan International Conference On Alfred Russel Wallace And The Wallace di Baruga Sangiaseri Gubernuran, Makassar, Wagub mengatakan, keunikan sejarah pembentukan Sulawesi beserta pulau-pulau satelitnya mulai disadari bahwa hasil pengamatannya terhadap kekhasan flora-fauna Sulawesi yang berbeda dengan pulau besar lainnya.

"Ini sebuah karya ilmiah yang fenomenal yang menjadikan Wallace sebagai ilmuwan peletak dasar ilmu biografi yang mempelajari penyebaran flora dan fauna di kawasan itu," imbuh Agus.

Karena itu, lanjutnya, warisan terbesar penemu asal Amerika ini justru merupakan sejarah yang terlupakan namun kemudian diangkat ke permukaan oleh BJ. Habibie, salah satu putra Sulawesi pada tahun 1992 dengan mengabadikan nama Wallace menjadi sebuah lembaga bernama 'Yayasan Pengembangan Wallaccea'.

Kegiatan penemuan di bidang medis dari keaneka-ragaman hayati kelautan merupakan bukti nyata pentingnya Wallace digali dan diteliti para peneliti di bidang tersebut, termasuk dari LIPI guna melanjutkan dan mengembangkan penelitian biologi seperti yang pernah dilakukan Alfred Russel dar kepulauan Raja Ampat hingga Maluku.

"Kita berharap hasil penelitian itu dapat bermanfaat bagi kemaslahatan dan kemakmuran rakyat Indonesia," ujarnya seraya mengajak peneliti dari berbagai Perguruan Tinggi khususnya di Kawasan Timur Indonesia (KTI) untuk bergabung dalam ekspedisi penelitian dari LIPI guna menggali potensi alam di wilayah Wallacea.

Menurut mantan Ketua DPRD Sulsel, kawasan Wallacea masih menjanjikan terciptanya karya-karya baru di bidang ini yang lebih bersejarah bagi masa depan bangsa Indonesia.

Ia mengajak peserta konferensi tersebut khususnya dari negara sahabat yang ikut dalam pertemuan ini untuk menyempatkan waktu mengunjungi Taman Nasional Bantimurung kabupaten Maros, 35 kilometer utara Makassar, yang memiliki keaneka-ragaman hayati yang merupakan salah satu tempat AR. Wallace mengadakan penelitian sebelum melanjutkan perjalanannya ke Sulawesi Utara dan Kepulauan Maluku.

Peserta International Conference on Alfred Russel Wallace and The Wallacea yang diikuti sekitar 200 orang peneliti dari berbagai negara, dirangkaikan memperingati 150 tahun 'Letter From Ternate' yang ditulis Wallace. (inilah.com)