Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan

29 Juli 2011

Jenis Hamster

Jenis Hamster - Bagi teman-teman yang ingin memelihara Hamster, namun sampai saat ini belum tau jenis hamster yang cocok untuk kamu pelihara, maka tulisan ini ingin mencoba memberikan informasi tentang jenis-jenis hamster yang tentu dilengkapi dengan gambar hamster agar kamu lebih mudah mengenali hamster yang cocok dipelihara di rumah kamu.

Berikut adalah jenis hamster selengkapnya, dimana sumber informasi mengenai jenis-jenis hamster ini blog Karo Cyber kutip dari berbagai sumber situs internet:

1. Hamster Roborovski
Roborovski ini merupakan jenis hamster yang dapat berlari secara lincah dan cepat. Dengan bentuk ukuran tubuhnya yang kecil memungkin hamster jenis ini dapat berlari lincah dan lebih cepat. Harga hamster Roborovski berkisara antara Rp 45-75 ribu.

- umur normal 3-4 tahun
- panjang hamster 4-5 cm
- lama kehamilan 23-30 hari
- jumlah anak rata - rata 6 ekor
- masa sapih 30 hari
- macam roborovski (normal,white face)

2. Hamster Winter White
Winter White adalah jenis hamster yang sangat mudah untuk dijinakkan. Hamster jenis ini juga tidak suka menggigit dan tidak seagresif hamster Campbell. Hamster ini sangat cocok dipelihara oleh para pemula. Harganya juga cenderung sangat terjangkau, yaitu kisaran Rp 15-75 ribu.

- umur 1-2 tahun
- panjang 7-9 cm
- lama kehamilan 15-20 hari
- macam winter (normal,safir,pearl,golden)

3. Hamster Campbell

Hamster Cambell adalah salah satu jenis hamster yang harganya paling sangat murah, yaitu cuma Rp 20 ribu saja. Jenis hamster ini sangat mudah untuk dikembangkan karena sangat mudah beranak dan sekali beranak maka akan menghasilkan 2-10 bahkan lebih bayi hamster.

- umur normal 1-2 tahun
- panjang kira-kira 10-15 cm umur dewasa
- lama kehamilan kurang lebih 20 hari
- lincah karena ukurannya kecil
- masa sapih (pemisahan anak dari induknya) 3-4 minggu
- macam campbell (albino,panda,black bear,argente,opal,blue)

4. Hamster Cina
Hamster Cina adalah salah satu jenis hamster yang sangat langka dan jarang sekali ditemukan di Indonesia.

- umur 2 – 4 thn.
- panjang maksimal bisa mencapai 10 cm.
- warna bulu hamster cina terdiri dari normal, putih dan bintik-bintik

5. Hamster Panda
Memiliki warna bulu mirip panda, hamster Panda memiliki bentuk tubuh yang agak panjang dan kecil pada bagian bagu. Panda jenis ini tidak suka menggingit, untuk harga panda ini biasanya dijual sekitar Rp 70 ribu-an.

- umur 1-3 tahun
- panjang 10-15 cm
- lama kehamilan sekitar 20 hari

6. Hamster Syria
Hamster Syiria memiliki ukuran tubuh yang cukup besar. Karena memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dari Hamster jenis yang lain, maka sifat hamster ini juga terlihat lebih pemalas. Harganya juga cukup terjangkau, yaitu pada kisaran Rp 15-30 Ribu saja.

- umur normal 2-2,5 tahun
- panjang 15-20 cm
- lama kehamilan sekitar 20 hari
- macam syria (short hair,long hair,rex,satin)

Nah itulah beberapa jenis hamster yang bisa saya share kepada teman-teman melalui tulisan ini. Semoga dengan kehadiran tulisan ini, kamu yang ingin memelihara hamster dapat mempertimbangkan secara matang, kira-kira jenis hamster yang mana yang akan kamu jadikan sebagai hewan peliharaan dirumah?

24 Juli 2011

Contoh Hewan Omnivora

Contoh Hewan Omnivora - Sebenarnya tulisan mengenai Contoh Hewan Omnivora dapat dikatakan sebagai tulisan yang sangat simpel sekali. Namun meski demikian untuk menambah pengetahuan bagi teman-teman yang belum tahu, tentu tidak ada salahnya kalau kemudian saya share lagi melalui postingan ini.

ayamGambar Ayam Salah Satu Contoh Hewan Omnivora

Sebelum membahas tentang contoh hewan Omnivora, maka terlebih dahulu saya akan jelaskan sedikit mengenai pengertian dari hewan Omnivora. Dari wikipedia disebutkan bahwa Omnivora adalah spesies yang memakan tumbuhan dan hewan sebagai sumber makanan pokoknya.

Nah dari penjelasan tentang pengertian Hewan Omnivora diatas, maka sudah dapat kita buat beberapa contoh Hewan Omnivora itu sendiri, yaitu diantaranya, Babi, Ayam dan Burung Gagak.

17 Juli 2011

Fungsi Nukleoplasma

Fungsi Nukleoplasma - Apakah teman-teman sedang mencari informasi tentang Fungsi Nukleoplasma atau kegunaan dari Nukleoplasma? Dari berbagai sumber yang saya dapatkan dari internet, menyebutkan bahwa Nukleus merupakan organel yang paling penting bagi sel. Pada bagian tubuh ada sel yang mempunyai dua nukleus seperti sel otot jantung dan ada multinukleus seperti sel otot rangka.

Berdasarkan morfologi, maka nukleus terdiri atas:

1. Membran nukleus
2. Kromatin
3. Nukleolus
4. Nukleoplasma

Inti sel berbentuk bulat atau lonjong, dibatasi oleh membran rangkap. Fungsi inti sel adalah sebagai pusat aktivitas sel dan sebagai pengatur pewarisan sifat-sifat keturunan (kromosom).

Dari informasi yang sudah dipaparkan diatas, maka secara gamblang kita dapat membuat kesimpulan bahwa Nukleoplasma merupakan bagian dari inti sel yang tersusun dari Asam nukleat (DNA dan RNA), dan berperan dalam menentukan kode protein yang harus dibentuk RNA membawa kode ke ribosom.

Semoga informasi tentang Fungsi Nukleoplasma dapat bermanfaat, tapi bagi teman-teman yang ingin memberikan masukan agar artikel ini lebih sempurna, maka saya juga mempersilahkan kamu untuk memberikan informasi tambahan pada kolom komentar yang tersedia dibawah tulisan ini. Salam...

13 Juli 2011

Ciri Khusus Ikan Pemanah

Ciri Khusus Ikan Pemanah - Ikan pemanah (Toxotes jaculatrix) atau dikenal juga dengan istilah ikan sumpit adalah ikan yang hidup di air tawar yang memangsa berbagai serangga dan hewan kecil lainnya dengan cara menyemburkan air yang disebut juga sebagai teknik memanah.


Gambar Ikan Pemanah

Adapun ciri khusus ikan pemanah berdasarkan habitatnya, yaitu terdapat di payau perairan muara dan bakau, tetapi kadang dapat ditemukan di laut terbuka serta sejauh hulu di air tawar. Ikan pemang tersebar luas dibeberapa negara di dunia, seperti di India, Filipina, Australia dan Indonesia.

Ciri Khusus ikan pemanah berdasarkan bentuk dan ukuran tubuhnya adalah memiliki sirip punggung yang ditetapkan jauh ke belakang, dan profil garis lurus dari sirip punggung ke mulut. Memiliki mulut dengan bentuk protractile, dengan rahang bawah menonjol keluar. Ukuran tubuhnya umumnya kecil, sekitar 5-10 cm.

27 Februari 2011

Nama Ilmiah Hewan

Nama Ilmiah Hewan - Bagi teman-teman yang ingin mengetahui nama ilmiah hewan, maka pada postingan ini akan disajikan kepada teman semuanya daftar nama ilmiah hewan yang tentunya sangat lengkap.

Untuk mengetahui langsung nama Ilmiah Hewan tersebut, maka berikut adalah daftar selengkapnya yang dapat teman-teman lihat:

I. MAMALIA (Menyusui)

1. Anoa depressicornis Anoa dataran rendah, Kerbau pendek
2. Anoa quarlesi Anoa pegunungan
3. Arctictis binturong Binturung
4. Arctonyx collaris Pulusan
5. Babyrousa babyrussa Babirusa
6. Balaenoptera musculus Paus biru
7. Balaenoptera physalus Paus bersirip
8. Bos sondaicus Banteng
9. Capricornis sumatrensis Kambing Sumatera
10. Cervus kuhli; Axis kuhli Rusa Bawean
11. Cervus spp. Menjangan, Rusa sambar (semua jenis dari genus Cervus)
12. Cetacea Paus (semua jenis dari famili Cetacea)
13. Cuon alpinus Ajag
14. Cynocephalus variegatus Kubung, Tando, Walangkekes
15. Cynogale bennetti Musang air
16. Cynopithecus niger Monyet hitam Sulawesi
17. Dendrolagus spp. Kanguru pohon (semua jenis dari genus Dendrolagus)
18. Dicerorhinus sumatrensis Badak Sumatera
19. Dolphinidae Lumba-lumba air laut (semua jenis dari famili Dolphinidae)
20. Dugong dugon Duyung
21. Elephas indicus Gajah
22. Felis badia Kucing merah
23. Felis bengalensis Kucing hutan, Meong congkok
24. Felis marmorota Kuwuk
25. Felis planiceps Kucing dampak
26. Felis temmincki Kucing emas
27. Felis viverrinus Kucing bakau
28. Helarctos malayanus Beruang madu
29. Hylobatidae Owa, Kera tak berbuntut (semua jenis dari famili Hylobatidae)
30. Hystrix brachyura Landak
31. Iomys horsfieldi Bajing terbang ekor merah
32. Lariscus hosei Bajing tanah bergaris
33. Lariscus insignis Bajing tanah, Tupai tanah
34. Lutra lutra Lutra
35. Lutra sumatrana Lutra Sumatera
36. Macaca brunnescens Monyet Sulawesi
37. Macaca maura Monyet Sulawesi
38. Macaca pagensis Bokoi, Beruk Mentawai
39. Macaca tonkeana Monyet jambul
40. Macrogalidea musschenbroeki Musang Sulawesi
41. Manis javanica Trenggiling, Peusing
42. Megaptera novaeangliae Paus bongkok
43. Muntiacus muntjak Kidang, Muncak
44. Mydaus javanensis Sigung
45. Nasalis larvatus Kahau, Bekantan
46. Neofelis nebulusa Harimau dahan
47. Nesolagus netscheri Kelinci Sumatera
48. Nycticebus coucang Malu-malu
49. Orcaella brevirostris Lumba-lumba air tawar, Pesut
50. Panthera pardus Macan kumbang, Macan tutul
51. Panthera tigris sondaica Harimau Jawa
52. Panthera tigris sumatrae Harimau Sumatera
53. Petaurista elegans Cukbo, Bajing terbang
54. Phalanger spp. Kuskus (semua jenis dari genus Phalanger)
55. Pongo pygmaeus Orang utan, Mawas
56. Presbitys frontata Lutung dahi putih
57. Presbitys rubicunda Lutung merah, Kelasi
58. Presbitys aygula Surili
59. Presbitys potenziani Joja, Lutung Mentawai
60. Presbitys thomasi Rungka
61. Prionodon linsang Musang congkok
62. Prochidna bruijni Landak Irian, Landak semut
63. Ratufa bicolor Jelarang
64. Rhinoceros sondaicus Badak Jawa
65. Simias concolor Simpei Mentawai
66. Tapirus indicus Tapir, Cipan, Tenuk
67. Tarsius spp. Binatang hantu, Singapuar (semua jenis dari genus Tarsius)
68. Thylogale spp. Kanguru tanah (semua jenis dari genus Thylogale)
69. Tragulus spp. Kancil, Pelanduk, Napu (semua jenis dari genus Tragulus)
70. Ziphiidae Lumba-lumba air laut (semua jenis dari famili Ziphiidae)

II. AVES (Burung)

1. Accipitridae Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Accipitridae)
2. Aethopyga exima Jantingan gunung
3. Aethopyga duyvenbodei Burung madu Sangihe
4. Alcedinidae Burung udang, Raja udang (semua jenis dari famili Alcedinidae)
5. Alcippe pyrrhoptera Brencet wergan
6. Anhinga melanogaster Pecuk ular
7. Aramidopsis plateni Mandar Sulawesi
8. Argusianus argus Kuau
9. Bubulcus ibis Kuntul, Bangau putih
10. Bucerotidae Julang, Enggang, Rangkong, Kangkareng (semua jenis dari famili Bucerotidae)
11. Cacatua galerita Kakatua putih besar jambul kuning
12. Cacatua goffini Kakatua gofin
13. Cacatua moluccensis Kakatua Seram
14. Cacatua sulphurea Kakatua kecil jambul kuning
15. Cairina scutulata Itik liar
16. Caloenas nicobarica Junai, Burung mas, Minata
17. Casuarius bennetti Kasuari kecil
18. Casuarius casuarius Kasuari
19. 89 Casuarius unappenddiculatus Kasuari gelambir satu, Kasuari leher kuning
20. Ciconia episcopus Bangau hitam, Sandanglawe
21. Colluricincla megarhyncha Burung sohabe coklat
22. Crocias albonotatus Burung matahari
23. Ducula whartoni Pergam raja
24. Egretta sacra Kuntul karang
25. Egretta spp. Kuntul, Bangau putih (semua jenis dari genus Egretta)
26. Elanus caerulleus Alap-alap putih, Alap-alap tikus
27. Elanus hypoleucus Alap-alap putih, Alap-alap tikus
28. Eos histrio Nuri Sangir
29. Esacus magnirostris Wili-wili, Uar, Bebek laut
30. Eutrichomyias rowleyi Seriwang Sangihe
31. Falconidae Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Falconidae)
32. Fregeta andrewsi Burung gunting, Bintayung
33. Garrulax rufifrons Burung kuda
34. Goura spp. Burung dara mahkota, Burung titi, Mambruk (semua jenis dari genus Goura)
35. Gracula religiosa mertensi Beo Flores
36. Gracula religiosa robusta Beo Nias
37. Gracula religiosa venerata Beo Sumbawa
38. Grus spp. Jenjang (semua jenis dari genus Grus)
39. Himantopus himantopus Trulek lidi, Lilimo
40. Ibis cinereus Bluwok, Walangkadak
41. Ibis leucocephala Bluwok berwarna
42. Lorius roratus Bayan
43. Leptoptilos javanicus Marabu, Bangau tongtong
44. Leucopsar rothschildi Jalak Bali
45. Limnodromus semipalmatus Blekek Asia
46. Lophozosterops javanica Burung kacamata leher abu-abu
47. Lophura bulweri Beleang ekor putih
48. Loriculus catamene Serindit Sangihe
49. Loriculus exilis Serindit Sulawesi
50. Lorius domicellus Nori merah kepala hitam
51. Macrocephalon maleo Burung maleo
52. Megalaima armillaris Cangcarang
53. Megalaima corvina Haruku, Ketuk-ketuk
54. Megalaima javensis Tulung tumpuk, Bultok Jawa
55. Megapoddidae Maleo, Burung gosong (semua jenis dari famili Megapododae)
56. Megapodius reintwardtii Burung gosong
57. Meliphagidae Burung sesap, Pengisap madu (semua jenis dari famili Meliphagidae)
58. Musciscapa ruecki Burung kipas biru
59. Mycteria cinerea Bangau putih susu, Bluwok
60. Nectariniidae Burung madu, Jantingan, Klaces (semua jenis dari famili Nectariniidae)
61. Numenius spp. Gagajahan (semua jenis dari genus Numenius)
62. Nycticorax caledonicus Kowak merah
63. Otus migicus beccarii Burung hantu Biak
64. Pandionidae Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Pandionidae)
65. Paradiseidae Burung cendrawasih (semua jenis dari famili Paradiseidae)
66. Pavo muticus Burung merak
67. Pelecanidae Gangsa laut (semua jenis dari famili Pelecanidae)
68. Pittidae Burung paok, Burung cacing (semua jenis dari famili Pittidae)
69. Plegadis falcinellus Ibis hitam, Roko-roko
70. Polyplectron malacense Merak kerdil
71. Probosciger aterrimus Kakatua raja, Kakatua hitam
72. Psaltria exilis Glatik kecil, Glatik gunung
73. Pseudibis davisoni Ibis hitam punggung putih
74. Psittrichas fulgidus Kasturi raja, Betet besar
75. Ptilonorhynchidae Burung namdur, Burung dewata
76. Rhipidura euryura Burung kipas perut putih, Kipas gunung
77. Rhipidura javanica Burung kipas
78. Rhipidura phoenicura Burung kipas ekor merah
79. Satchyris grammiceps Burung tepus dada putih
80. Satchyris melanothorax Burung tepus pipi perak
81. Sterna zimmermanni Dara laut berjambul
82. Sternidae Burung dara laut (semua jenis dari famili Sternidae)
83. Sturnus melanopterus Jalak putih, Kaleng putih
84. Sula abbotti Gangsa batu aboti
85. Sula dactylatra Gangsa batu muka biru
86. Sula leucogaster Gangsa batu
87. Sula sula Gangsa batu kaki merah
88. Tanygnathus sumatranus Nuri Sulawesi
89. Threskiornis aethiopicus Ibis putih, Platuk besi
90. Trichoglossus ornatus Kasturi Sulawesi
91. Tringa guttifer Trinil tutul
92. Trogonidae Kasumba, Suruku, Burung luntur
93. Vanellus macropterus Trulek ekor putih

III. REPTILIA (Melata)

1. Batagur baska Tuntong
2. Caretta caretta Penyu tempayan
3. Carettochelys insculpta Kura-kura Irian
4. Chelodina novaeguineae Kura Irian leher panjang
5. Chelonia mydas Penyu hijau
6. Chitra indica Labi-labi besar
7. Chlamydosaurus kingii Soa payung
8. Chondropython viridis Sanca hijau
9. Crocodylus novaeguineae Buaya air tawar Irian
10. Crocodylus porosus Buaya muara
11. Crocodylus siamensis Buaya siam
12. Dermochelys coriacea Penyu belimbing
13. Elseya novaeguineae Kura Irian leher pendek
14. Eretmochelys imbricata Penyu sisik
15. Gonychephalus dilophus Bunglon sisir
16. Hydrasaurus amboinensis Soa-soa, Biawak Ambon, Biawak pohon
17. Lepidochelys olivacea Penyu ridel
18. Natator depressa Penyu pipih
19. Orlitia borneensis Kura-kura gading
20. Python molurus Sanca bodo
21. Phyton timorensis Sanca Timor
22. Tiliqua gigas Kadal Panan
23. Tomistoma schlegelii Senyulong, Buaya sapit
24. Varanus borneensis Biawak Kalimantan
25. Varanus gouldi Biawak coklat
26. Varanus indicus Biawak Maluku
27. Varanus komodoensis Biawak komodo, Ora
28. Varanus nebulosus Biawak abu-abu
29. Varanus prasinus Biawak hijau
30. Varanus timorensis Biawak Timor
31. Varanus togianus Biawak Togian

IV. INSECTA (Serangga)

1. Cethosia myrina Kupu bidadari
2. Ornithoptera chimaera Kupu sayap burung peri
3. Ornithoptera goliath Kupu sayap burung goliat
4. Ornithoptera paradisea Kupu sayap burung surga
5. Ornithoptera priamus Kupu sayap priamus
6. Ornithoptera rotschldi Kupu burung rotsil
7. Ornithoptera tithonus Kupu burung titon
8. Trogonotera brookiana Kupu trogon
9. Troides amphrysus Kupu raja
10. Troides andromanche Kupu raja
11. Troides criton Kupu raja
12. Troides haliphron Kupu raja
13. Troides helena Kupu raja
14. Troides hypolitus Kupu raja
15. Troides meoris Kupu raja
16. Troides miranda Kupu raja
17. Troides plato Kupu raja
18. Troides rhadamantus Kupu raja
19. Troides riedeli Kupu raja
20. Troides vandepolli Kupu raja

V. PISCES (Ikan)

1. Homaloptera gymnogaster Selusur Maninjau
2. Latimeria chalumnae Ikan raja laut
3. Notopterus spp. Belida Jawa, Lopis Jawa (semua jenis dari genus Notopterus)
4. Pritis spp. Pari Sentani, Hiu Sentani (semua jenis dari genus Pritis)
5. Puntius microps Wader goa
6. Scleropages formasus Peyang malaya, Tangkelasa
7. Scleropages jardini Arowana Irian, Peyang Irian, Kaloso

VI. ANTHOZOA

1. Anthiphates spp. Akar bahar, Koral hitam (semua jenis dari genus Anthiphates)

VII. BIVALVIA

1. Birgus latro Ketam kelapa
2. Cassis cornuta Kepala kambing
3. Charonia tritonis Triton terompet
4. Hippopus hippopus Kima tapak kuda, Kima kuku beruang
5. Hippopus porcellanus Kima Cina
6. Nautilus popillius Nautilus berongga
7. Tachipleus gigas Ketam tapak kuda
8. Tridacna crocea Kima kunia, Lubang
9. Tridacna derasa Kima selatan
10. Tridacna gigas Kima raksasa
11. Tridacna maxima Kima kecil
12. Tridacna squamosa Kima sisik, Kima seruling
13. Trochus niloticus Troka, Susur bundar
14. Turbo marmoratus Batu laga, Siput hijau

Untuk mengetahui nama ilmiah tumbuhan akan dipostingkan pada tulisan selanjutnya diblog Karo Cyber Community. So... Nantikan saja ya teman...........

28 Mei 2009

Komodo Reptil Berbisa Paling Ganas di Dunia

Sebuah studi baru telah menunjukkan bahwa Komodo (Varamus komodoensis) yang hidup di Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, merupakan reptil berbisa paling mematikan di dunia saat ini. Rahasia kemampuan membunuh mangsa dari Komodo, ternyata terletak pada kombinasi kekuatan gigitannya dan racun berbisa yang dikeluarkan ribuan kelenjar-kelenjar yang terletak digusinya, yang dikeluarkan bersamaan dengan gigitan.



Video Komodo Reptil Berbisa Paling Ganas di Dunia

Temuan ini mematahkan teori sebelumnya yang mengatakan bahwa kemampuan membunuh mangsa dari Komodo terletak pada air liurnya yang mengandung puluhan bakteria mematikan, yang dikeluarkan bersamaan dengan gigitan. Teori ini didasarkan pengamatan bahwa mangsa Komodo biasanya mati setelah beberapa jam mendapat gigitan yang berdarah, dan kemudian akan mati membusuk. Tak adanya taring yang kuat pada gigi Komodo, juga menunjukkan Komodo tak sepenuhnya binatang pemangsa Carnivora, sehingga sejak lama menjadi penelitian apa rahasia Komodo mematahkan mangsanya. Namun kini dengan teori diatas, sedikitnya tersedia sebuah jawaban rahasia kekuatan mematikan dari Komodo.

Peneliti Dr Bryan Fry dari Universitas Melbourne, Australia, yang menemukan teori ini, melakukan penelitian dengan menggunakan foto medis atau rontgen pada jaringan kepala Komodo. Ia menemukan adanya ribuan kelenjar kompleks yang berujung diantara deretan gigi-giginya, yang mempunyai kemampuan mengeluarkan bisa beracun yang mematikan. "Reptil ini biasanya menggigit mangsanya, dan kemudian meninggalkan mangsa yang berdarah hingga mati akibat luka yang mematikan. Kami sekarang tahu bahwa itu disebabkan oleh kombinasi kekuatan gigi dan kelenjar berbisa yang mematikan mangsa," ujar Dr Fry.

"Kombinasi gigitan dan bisa racun ini membuat Komodo sedikit melakukan kontak dengan mangsanya, ia cukup melukai dan menyeburkan racun, kemudian meninggalkannya. Membuat Komodo bisa menangkap mangsa yang lebih besar, tanpa harus lama bertempur yang juga akan berbahaya bagi dirinya," ujar Dr Fry.

Dr Fry kemudian juga melakukan analisa dengan menggunakan simulasi komputer, untuk mengukur tingkat ketajaman mematikan dari gigitan Komodo dibandingkan dengan gigitan binatang Carnivora lain seperti Buaya. Ternyata gigitan Komodo jauh lebih lemah dibandingkan dengan kemampuan gigitan Buaya. Dari sini timbul hipotesa tak mungkin Komodo mematikan mangsanya hanya mengandalkan pada gigitan, seperti umumnya Carnivora lain. Dari uji resonansi magnetik diperoleh gambaran adanya kelenjar komplek diantara gigi-gigi Komodo yang mengasilkan cairan bisa beracun, yang ditinggalkan bersama gigitan Komodo. "Kami percaya Komodo mampu melumpuhkan mangsanya dengan bisa beracun yang meningkatkan kerusakan akibat gigitan gigi," ujar Dr Fry.

Para peneliti kini sedang meneruskan risetnya untuk mengetahui kandungan dan komposisi molekul bisa beracun yang dikeluarkan kelenjar Komodo. Efek dari bisa beracun juga duji oleh para peneliti, yang menampakkan kesamaan pengaruh dengan bisa beracun yang dikeluarkan oleh kelompok ular, yang biasanya membuat shock mangsa. Hal ini bisa menerangkan kenapa mangsa Komodo biasanya menjadi diam saja setelah mendapatkan gigitan, karena menahan sakit akibat pengaruh bisa. Setelah digigit, mangsa biasanya juga mengeluarkan darah sebanyak-banyaknya.

Para peneliti kemudian juga memeriksa kerangka fosil Komodo yang termasuk binatang purbakala ini, dan menemukan ciri-ciri kerangka binatang yang menggunakan bisa beracun untuk melumpuhkan mangsanya. Penelitian ini kemudian menyimpulkan bahwa kadal raksasa sepanjang 7 meter ini adalah binatang berbisa terbesar yang pernah hidup di muka bumi. (tempointeraktif.com)

16 Mei 2009

Profil Fairuz A Rafiq

Fairuz A Rafiq adalah bintang akting dan penyanyi pendatang baru dalam dunia hiburan Indonesia. Ia merupakan anak bungsu dari sembilan bersaudara dari penyanyi dangdut legendaris A. Rafiq.

Foto: Fairuz A Rafiq

Perempuan kelahiran Jakarta, 6 Maret 1986 itu sebelumnya juga dikenal sebagai peserta Selebritis Dance, yaitu sebuah program reality show yang mengkompetisikan kemampuan para selebritis dalam bidang tari. Fairuz saat itu berpasangan dengan Ricky, dan berkompetisi dengan Kinaryosi-Wawan, Surya Saputra–Chintya Lamusu dan Mario Lawalata–Imaniar. Meski kemudian Fairuz harus mengakui keunggulan mereka.

Dalam perjalanan karirnya pemeran Jamilah dalam sinetron SI MISKIN BERCINTA ini pernah diisukan dekat dengan Reza (drummer Peterpan) dan juga bintang akting Baim Wong. Konon, karena kedekatannya itu, dia dianggap sebagai 'pengganggu' hubungan pria itu dengan aktris Marshanda hingga saat ini.

Bahkan Fairuz pernah diberitakan hamil di luar nikah dengan Baim Wong oleh sebuah media penerbitan di Jakarta. Akibat pemberitaan itu Fairuz melamporkan media pemberitaan tersebut ke Polda Metro Jaya. (kapanlagi.com)

07 Mei 2009

Ikan Setan Merah di Waduk Sermo Yogyakarta

Populasi ikan predator setan merah (red devil) di Waduk Sermo, Desa Hargowilis, Kokap, Kulon Progo, DI Yogyakarta, semakin tidak terkendali. Selama lima tahun, red devil telah memangsa ikan komersial lain, seperti bawal, mas, nila, tawes, dan mujair. Nelayan waduk merugi karena hasil tangkapan ikan terus berkurang.

Dikatakan Ketua Paguyuban Warga Hargowilis Pencari Ikan Waduk Sermo (Pagarindu) Rahmadi, lima tahun lalu nelayan masih sanggup menangkap 5-10 kilogram ikan aneka jenis per hari. Ikan-ikan itu dijual seharga Rp 10.000 per kilogram ke pengepul.

Ketika itu, keuntungan bersih yang didapat nelayan tiap hari antara Rp 40.000 dan Rp 80.000 karena dari lima kilogram hasil tangkapan selalu diperoleh ikan red devil sebanyak rata-rata satu kilogram. Ikan red devil ini kemudian dihancurkan dan dijadikan pakan ternak itik karena tidak laku dijual. Red devil memiliki daging tubuh yang tipis dan duri yang banyak.

"Sekarang hasil tangkapan ikan turun. Satu hari hanya dapat paling banyak empat kilogram. Dari jumlah itu, tiga kilogram di antaranya adalah red devil. Pendapatan nelayan turun jadi hanya sekitar Rp 10.000 per hari," kata Rahmadi, Kamis (7/5).

Bahkan untuk jenis-jenis ikan tertentu, seperti tawes dan nila, juga sudah jarang diperoleh nelayan. Dikhawatirkan, kedua ikan ini sudah punah di Waduk Sermo karena habis dimangsa red devil yang memiliki daya reproduksi tinggi ini.

Kehadiran industri pembuatan keripik ikan red devil di Dusun Soka, dekat Waduk Sermo, dinilai tidak banyak membantu nelayan dalam mengurangi populasi ikan berwarna merah itu. Sebab, daya produksi industri skala rumah tangga itu juga terbatas. Menurut pemilik industri, Karsin, setiap hari ia hanya sanggup mengolah ikan red devil sebanyak 100-200 kilogram saja. Bahan baku ikan diperoleh dari nelayan dengan harga Rp 3.000 per kilogram.

"Kami menyesuaikan dengan permintaan pasar. Bahkan, kalau pesanan sedang sepi, kami terpaksa menolak ikan red devil hasil tangkapan nelayan," kata Karsin.

Rahmadi melanjutkan, nelayan Waduk Sermo sebenarnya cukup bersemangat membasmi red devil asalkan kegiatan penangkapan ikan itu dapat menghasilkan uang bagi mereka. Dengan jumlah nelayan Pagarindu yang mencapai 20 orang, mereka sanggup menangkap 500 kilogram ikan red devil per hari. Untuk itu, kehadiran industri-industri pengolahan ikan di sekitar Waduk Sermo amat diperlukan.

Munculnya red devil di Waduk Sermo, menurut Rahmadi, tidak disengaja. Pada tahun 1995, pemerintah menyebarkan aneka jenis benih ikan di waduk yang baru dibangun tersebut. Tanpa disadari, ada beberapa ikan red devil yang tercampur di dalam benih itu.

"Kami sudah mengetahui hal itu, tapi masih berpikir jika ikan itu tidak berbahaya. Tetapi, setelah 10 tahun kemudian, ikan itu justru semakin mendominasi, dan kini malah mengancam keberadaan ikan-ikan lain. Apabila tidak dibasmi, Waduk Sermo bisa dijauhi wisatawan yang hobi memancing. Mereka tidak akan mendapat ikan apa pun di waduk itu," tutur Rahmadi lagi. (kompas.com)

04 Mei 2009

Video Seks Sadis Laba-laba Israel

Satu spesies laba-laba yang hidup di Israel punya kebiasaan seks yang kelihatan sadis. Nama ilmiahnya pun disebut Harpactea sadistica. Betapa tidak, saat berhubungan, sang pejantan menusuk perut pasangannya.



Video: Seks Sadis Laba-laba Israel

Hal ini dilakukan sebagai cara by pass untuk menyuntikkan langsung spermanya ke kantung sel telur betina. Hubungan seks unik yang disebut inseminasi traumatik ini menguntungkan sang pejantan karena peluangnya membuahi sel telur dan punya keturunan lebih besar.

Pada perkawinan normal, pejantan umumnya menyalurkan sperma menggunakan sepasang pedipalp, organ seksnya. Sperma yang dikeluarkan pejantan umumnya ditampung dulu sang betina di bagian yang disebut spermatheca. Pembuahan baru akan terjadi bila sel telur matang dan bergerak ke bagian ini.

Namun, sifat spermatheca last in, first out. Jika ada pejantan lain yang melakukan hubungan seks selanjutnya, spermanya akan lebih diutamakan. Kompetisi seperti inilah yang mungkin dihindari laba-laba di Isarel tersebut.

Milan Rezic, seorang entomolog dari Crop Research Institute di Praha, Ceska, menemukan bahwa Harpactea sadistica memiliki organ seks spesial di ujung pedipalp-nya. Organ tersebut terdiri dari bagian yang digunakan untuk mencengkeram dan bagian lainnya untuk menyuntikkan sperma.

Dengan kedua ujung pedipalp, laba-laba jantan menusuk perut betina hingga ke bagian kantung sel telur lalu menyuntikkan spermanya. Apa yang dilakukan Harpactea sadistica mungkin bagian dari proses evolusi. Sebab, hasil analisis juga menunjukkan bahwa bagian spermatheca laba-laba betina tak berkembang dan mengalami pengerdilan.

Perilaku seks yang aneh seperti ini juga terjadi pada beberapa jenis kutu misalnya kutu busuk. Namun, pada laba-laba baru kali ini dilaporkan. (kompas.com)

17 April 2009

Lumba-lumba Penyelamat di Teluk Aden

Lumba-lumba memang mamalia laut yang sangat pintar dan suka membantu manusia. Sangat banyak kisah tentang lumba-lumba yang menyelamatkan manusia di laut.

Hal itu terbukti dengan adanya sekelompok lumba-lumba yang melindungi para pelaut saat sedang berlayar di Teluk Aden, perairan Somalia, dari serangan perompak.

Pada Senin 13 April lalu, para pelaut yang membawa kapal kargo
berbendera China, diserang oleh gerombolan perompak. Tetapi ketika kapal perompak mendekati kapal pelaut China, tiba-tiba ribuan ekor lumba-lumba muncul ke permukaan air.

Sekelompok lumba-lumba itu berenang di antara kapal kargo berbendera China dan kapal perompak. Sehingga menghalangi gerombolan perompak untuk berlayar mendekati sasaran. Kapal perompak pun berhenti, lalu berbalik arah.

Wah, lumba-lumba memang hewan penolong ya! (vivanews.com)

15 April 2009

Unta Kloning Pertama di Dunia

Seekor unta untuk pertama kali di dunia berhasil dikloning di padang gurun Dubai. Nisar Ahmad Wani, ahli biologi senior di Pusat Reproduksi Unta Uni Emirat Arab, menerangkan, unta betina berusia 6 hari dan berpunuk satu itu diberi nama Injaz.

Injaz dilahirkan pada 8 April setelah melewati gestasi atau masa kehamilan selama 378 hari. Unta hasil kloning ini terlahir dari sel yang ditanamkan di indung telur seekor unta betina.

Unta merupakan komoditas berharga di padang gurun Teluk Persia, Uni Emirat Arab. Unta digunakan untuk kebutuhan lomba balap dan alat transportasi. Hewan yang dikenal dengan hasil produk susu rendah kalori itu juga mendatangkan uang hingga jutaan dollar apabila berhasil keluar sebagai juara dalam kontes kecantikan unta yang biasa digelar di Uni Emirat Arab. (kompas.com)

Awas! Daging Sapi China Berbahan Kimia

Korea Selatan Selasa ini melarang impor semua jenis daging sapi dari China yang banyak digunakan untuk sup di negeri ginseng ini setelah diketemukan bahan kimia berbahaya di dalamnya.

Kementrian Makanan mengatakan, bahan kimia Clenbuterol ditemukan dalam daging sapi. Bahan ini dapat menyebabkan detak jantung berdebar kencang, sakit perut dan beragam gangguan jantung dalam sebuah pemeriksaan atas 13 kargo dari 17 minggu lalu.

Tentu saja, pelarangan sementara ini atas produk China ini segera memberi efek dan kementrian memerintahkan penarikan seluruh stok daging sapi yang tiba sejak 6 April.

Pemerintah China telah meminta China untuk melarang ekpor stok daging sapi sampai mereka menemukan penyebab kontaminasi ini. Demikian kata Kepala Layanan Karantina dan Riset Veteriner Lee Joo-Ho.

Lee mengatakan, daging olahan produk China seperti bebek asap dan saus juga sedang ditarik dan diperiksa.

Clenbuterol dapat digunakan untuk mengobati asma bila digunakan di bawah pengawasan dokter. Namun, Korea Selatan melarang bahan ini digunakan untuk membuat otot makin kenyal pada binatang ternak.

Pihak kementrian menyatakan, 16 pengapalan daging sapi dari China sebanyak 331 ton sedang diperiksa. Sekurangnya 827 ton daging sapi diimpor dari China tahun ini. 496 ton telah dikonsumsi, kata Lee. (kompas.com)

13 April 2009

Telur Koleksi Darwin Ditemukan

SEBUAH telur coklat tua koleksi ”Bapak Evolusi”, Charles Darwin, pada masa pelayarannya bersama HMS Beagle ditemukan di Universitas Cambridge, Inggris. Itulah satu-satunya koleksi ”Darwin Beagle” yang masih bertahan.

Kondisi telur yang bertuliskan ”Darwin” itu sudah retak akibat wadah yang terlalu sempit. Adalah pensiunan relawan yang bekerja di museum zoologi milik universitas itu, Liz Wetton, yang menemukan pertama kalinya.

Liz pertama kali menemukannya pada Februari 2009 setelah seharian menyortir koleksi telur koleksi universitas. ”Ini pengalaman luar biasa. Setelah menghabiskan waktu sepuluh tahun dalam koleksi telur, ini benar-benar kejadian luar biasa,” katanya.

Diyakini, koleksi sejenis milik Darwin pada awalnya berjumlah lusinan.

Cukup spesial

Adalah manajer koleksi, Mathew Lowe, yang pertama kali memungkinkan adanya temuan tersebut. ”Ada banyak jejak bersejarah yang dapat ditelusuri dalam koleksi-koleksi itu, Liz tidak saja menemukan sesuatu yang baru,” katanya sebagaimana dikutip BBC News.

Ditambahkan, penemuan spesimen Beagle pada 200 tahun kelahiran Darwin dapat dikatakan cukup spesial. Namun, menemukan bukti bahwa Darwin sendiri yang merusakannya merupakan kejutan tambahan.

Kurator museum soal perburungan (ornitologi), Dr Mike Brooke, melacak spesimen itu dalam buku catatan Profesor Alfred Newton, salah satu teman Darwin sekaligus profesor zoologi pada akhir abad ke-19.

Hasilnya, ada sebuah tulisan Newton tentang sebuah telur yang diterimanya melalui Frank Darwin, anak Charles Darwin. Telur itu diperoleh di Maldonado, Uruguay. Sayangnya, kemasan telur itu justru membuatnya rusak akibat kekecilan.

Pada masa hidupnya, Darwin banyak meneliti burung-burung. Penelitiannya itu, ditambah informasi dari naturalis otodidak Alfred Wallace di sejumlah tempat di Indonesia, mendasari teori evolusi yang terkemuka hingga kini.

Mengenai temuan itu, direktur museum, Profesor Michael Akam, berkata, ”Temuan ini menunjukkan bagaimana bernilainya kerja relawan-relawan kami bagi museum.” (kompas.com)

10 April 2009

Walah...Ada Gajah Homoseks

Seorang politisi Polandia mengkritik kebijakan kebun binatang di kotanya karena memelihara seekor gajah penyuka sesama jenis (gay) bernama Ninio yang lebih menyenangi berkumpul dengan gaja-gajah jantan sehingga kemungkinan besar tidak mau bereproduksi, demikian laporan media setempat, Jumat (10/4).


"Kita tidak mengeluarkan 37 juta zlotys (Rp 121 miliar) untuk mendirikan rumah gajah terbesar di Eropa hanya agar seekor gajah gay hidup di situ," kata Michal Grzes, seorang anggota dewan berhaluan konservatif di kota Poznan, Polandia barat.

"Kita mestinya mendapatkan sekumpulan gajah, tetapi dengan Ninio yang lebih menyukai sesama jantan ketimbang betina, bagaimana gajah itu bisa hamil?" kata Grzes yang berasal dari partai oposisi sayap kanan, Partai Hukum dan Keadilan.

Kepala kebun binatang Poznan mengatakan, si Ninio yang berumur 10 tahun itu mungkin masih terlalu muda untuk menentukan apakah harus memilih jantan atau betina karena gajah rata-rata mencapai kematangan seksual di usia 14. Nah..lho.. (kompas.com)

07 April 2009

Ternate Jadi Pusat Informasi Flora Fauna Dunia

Ternate, Maluku Utara, akan menjadi pusat informasi flora fauna sekaligus budaya dunia sebagai kawasan yang pernah disinggahi naturalis legendaris asal Inggris, Alfred Russel Wallace.

"Ternate akan dijadikan pusat informasi flora fauna dan budaya dunia," kata Sultan Ternate, Mudaffar Sjah di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, Ternate sejak lama dikenal oleh bangsa Eropa sebagai kawasan penghasil komoditas rempah paling kondang di dunia.

Pantas bila kemudian banyak naturalis termasuk Wallace berkunjung ke daerah itu sehingga Ternate direncanakan sebagai pusat informasi flora dan fauna.

"Pada November mendatang kami akan menyelenggarakan seminar internasional tentang flora dan fauna yang didukung oleh banyak negara termasuk Amerika Serikat," katanya.

Rencananya, akan dibangun museum hidup layaknya TMII yang menghadikran seluruh flora dan fauna yang ada di Ternate.

"Kami optimistis Ternate akan semakin berkembang dan dikenal luas di kalangan wisatawan baik wisatawan domestik maupun mancanegara," katanya.

Ternate memiliki beragam daya tarik luar biasa khususnya sebagai daerah penghasil rempah lada, pala, dan cengkeh paling potensial sejak abad 17.

Permaisuri Ternate Ratu Nita Budhi Susanti, SE Mangaloa, bahkan mengatakan, Sir Columbus tidak sengaja menemukan Benua Amerika padahal sebenarnya memiliki tujuan utama mencari pulau penghasil rempah yaitu Ternate.

"Jadi sebenarnya rakyat Amerika harus berterima kasih kepada kami," katanya.

Ternate dikenal kaya dengan beragam sumber daya alam. Hal itulah yang menarik kedatangan Alfred Russel Wallace yang mengunjungi Indonesia pada kurun 1856-1859.

Ia banyak melakukan studi di kawasan tersebut sehingga menghasilkan beberapa buku panduan flora dan fauna. Bahkan namanya diabadikan menjadi garis Wallace.

Wallace sendiri tergolong naturalis pengembara yang melintasi Indonesia khususnya Maluku dan Sulawesi. Wallace mengcover hampir seluruh kakayaan flora dan fauna Indonesia.

Dalam penelitiannya Wallace meliputi 310 contoh mamalia, 100 contoh reptil, 8050 contoh burung, 13.400 insekta, dan 125.600 contoh "sejarah alam" yang seluruhnya ada di kawasan Maluku dan Sulawesi termasuk Ternate. (antara.co.id)

30 Maret 2009

Apakah Hewan Menikmati Seks?

Binatang memang melakukan kawin. Tapi apakah mereka menikmatinya ? Menurut pakar, jawabannya adalah iya.

"Untuk nyamuk aku tidak tahu. Tapi untuk semua mamalia, mereka menikmati seks,” kata Mark Bekoff, ahli biologi di University of Colorado dan penulis "The Emotional Lives of Animals" (New World Library).

Pada kenyataannya kepuasan seks antara manusia dan binatang adalah serupa, berhubungan dengan bagian di otak.

Tidak hanya menikmati, binatang juga merasakan orgasme. Meskipun sulit untuk mengikuti secara pasti, tapi dengan mengamati ekspresi muka binatang, pergerakan tubuh dan pelemasan otot, ilmuwan menyimpulkan binatang juag bisa mencapai klimaks.

Tapi mengapa serigala tahan tidak melakukan seks dalam setahun? “Bukannya mereka tidak suka. Tapi karena spesiesnya,” kata Bekoff.

“Di alam liar, melakukan hubungan seks rawan mendapat serangan. Serigala jantan bisa tertahan betinanya. Selain itu jika melakukan di musim panas, maka bukan perencanaan kelahiran yang baik. Karena anaknya akan lahir di musim gugur yang mematikan,” tambahnya.

Kent Berridge, biopsychologist di University of Michigan melakukan penelitian dengan membandingkan aktifitas otak dan ekspresi wajah. Jika mendapat sesuatu yang enak, baik manusia maupun tikus membentuk mulut yang serupa. (inilah.com)

28 Maret 2009

Ditemukan Spesies Mampu Hidup di Air Mendidih

-Beberapa ilmuwan India telah menemukan mikro-organisme yang disebut "extremophiles", yang dapat bertahan hidup di dalam air mendidih dan radiasi sinar ultra-violet.

Menurut laporan tabloid setempat Mail Today, para ilmuwan tersebut menemukan mikro-organisme itu pada ketinggian 40 kilometer di atas permukaan Bumi.

Penelitian dipimpin ilmuwan dari Center of Cellular and Microbiology di kota Hyderabad, India Selatan, S. Shivaji. Ia telah meneliti bakteri di Antartika, Samudera Kutub Utara dan Gletser Himalaya. "Ketiga spesies baru yang ditemukan sekarang dapat dibedakan dari semua spesies yang sejauh ini dilaporkan di dalam catatan ilmiah," kata surat kabar tersebut, yang mengutip keterangan Shivaji.

Bakteri itu dapat bertahan pada dosis lebih tinggi radiasi ultra-vioalet, tumbuh di dalam kondisi gizi rendah, dan memiliki susunan asam lemak yang memungkinkan mereka bertahan hidup dalam kondisi ekstrem.

Spesies baru itu kini diisolasi. Semua spesies tersebut dikumpulkan dari ketinggian antara 20 kilometer dan 41,4 kilometer pada April 2005, tapi temuannya baru terjadi belum lama ini. Para ilmuwan mengatakan sulit untuk meramalkan bagaimana bakteri dapat bertahan hidup di lingkungan yang rendah oksigen semacam itu.

Penelitian "extremophile" menimbulkan pertanyaan mengenai kelangsungan hidup bentuk kehidupan. Itu dapat mengarah kepada pengenalan lebih lanjut mengenai rangkaian baru dan menemukan beragam penerapan produk yang berlandaskan bioteknologi. (kompas.com)

17 Maret 2009

Rumput Mematikan Serbu Uganda

Tanaman liar yang mematikan dan membahayakan manusia, menewaskan ternak, dan mencekik tanaman lain telah menyerbu Uganda, demikian laporan media setempat akhir pekan lalu.

Foto: Rumput Conggres

Tanaman yang disebut "Congress" tersebut, yang secara ilmiah dikenal dengan nama Parthenium hysterophorus, telah terlihat berkembang biak secara cepat di beberapa tempat, terutama di sepanjang jalan raya di seluruh Uganda, mulai dari Busia sampai Kabale.

Dr Gad Gumisiriza, pemimpin proyek penanganan spesies yang menyerbu negeri tersebut, di Kementerian Pertanian, sebagaimana dikutip oleh media milik pemerintah, Sabtu (14/3), Vision, mengonfirmasi bahwa rumput liar itu sejauh ini telah ditemukan sedikitnya di 12 kabupaten.

"Ini adalah tanaman liar yang sangat agresif yang perlu ditangani segera. Jika kita menundanya, tanaman tersebut dapat tumbuh dan tak terkendali," kata Gumisiriza, sebagaimana dilaporkan kantor berita China, Xinhua.

Daerah yang paling terpengaruh ialah Busiu di sepanjang jalan raya Tororo-Mbale dan kota kecil perbatasan Busia, yang masing-masing menghadapi dua are rumput liar.

Daerah lain yang terpengaruh meliputi Karengare di kabupaten Kabale, kota kecil Mbarara, dewan kota kecil Bugembe di Jinja, Ibanda, Namutumba di sepanjang jalan rayat Tirinyi, Busesa di kabupaten Iganga, Namulemba di kabupaten Bugiri dan Taman Nasional Ratu Elizabeth di kabupaten Kasese.

Di Kampala dan kota kecil Masaka, sebagian penjual tanaman hias didapati menanam tanaman Congress sebagai tanaman bunga tanpa mengetahui itu adalah spesies asing yang berbahaya. Banyak dukun juga menggunakan tanaman tersebut untuk mengusir roh jahat, kata Gumiriza.

Meskipun kelihatan cantik dan beraroma wangi, rumput Congress dilaporkan termasuk di antara 10 jenis rumput liar yang paling berbahaya di dunia. Jika terjadi kontak dengan tubuh manusia, tanaman itu mengakibatkan dampak seperti luka bakar yang bisa membuat kulit terkelupas. Jika serbuk bunganya terisap, dapat mengakibatkan penyakit seperti asma atau gejala seperti influensa yang tak kunjung reda. Hewan yang memakannya dapat menghasilkan susu berbau tak sedap dan bahkan dapat mati.

Menurut Gumisiriza, rumput liar tersebut dapat mengurangi produksi jagung sampai 40-60 persen. Tanaman liar itu juga dapat mengurangi jumlah padang rumput hingga 90 persen. Kementerian Pertanian berencana menangani rumput liar tersebut dengan semprotan kimia, mencabutnya sampai ke akar, dan merusaknya untuk membunuh tanaman liar itu.

"Kami telah menyiapkan program untuk menyemprot rumput liar di daerah utama. Kami juga telah menghubungi Kenya untuk melihat bagaimana kami dapat menangani rumput liar tersebut di daerah tak bertuan di perbatasan Busia," kata Gumiriza. "Kami akan terus memantau dan menciptakan kesadaran mengenai bahayanya rumput liar itu," katanya.

Tanaman "Congress" diduga masuk ke Uganda dari Meksiko melalui Etiopia dan Kenya. Tanaman tersebut secara tak sengaja masuk ke Etiopia melalui padi-padian bantuan yang diimpor dari Meksiko selama kelaparan luas yang melanda negara di Tanduk Afrika itu pada pertengahan 1980-an.

Rumput tersebut tersebar terutama oleh truk jarak jauh, sungai, aliran air, dan banjir akibat badai. Rumput liar itu dapat tumbuh setinggi orang dewasa dan menghasilkan puluhan ribu benih dalam satu atau dua bulan. Bibitnya tumbuh dengan mudah, tapi jika tanahnya tidak basah benih itu dapat bertahan sampai 20 tahun. (kompas.com)

11 Maret 2009

Monyet pun Ajarkan Anak-Anaknya Sikat Gigi

Sebuah penelitian yang dilakukan para ahli Jepang di Bangkok Thailand menunjukkan, monyet akan mengajarkan anak-anak mereka menyikat gigi.


Ini membuktikan bahwa monyet mampu menggunakan barang-barang untuk memenuhi kebutuhannya.

"Saya sangat terkejut karena teknik mengajarkan menggunakan barang merupakan aktivitas yang hanya dilakukan manusia," ujar Nubuo Masataka, peneliti perimata dari Universitas Kyoto seperti dikutip AFP, Rabu (11/3/2009).

Tim penelitinya mengobservasi tujuh ekor monyet berekor panjang dan memantau seberapa sering sang induk betina membersihkan ruang antara gigi mereka dengan helai rambut manusia. Penelitian itu dilakukan di kolono primate dekat Bangkok.

Hasilnya menunjukkan frekuensi membersihkan gigi akan ditingkatkan hingga dua kali lipat dan lebih intens saat bayi-bayi mereka menyaksikan. Ini mengindikasikan bahwa induk betina itu sedang mengajarkan anak mereka bagaimana menyikat gigi.

Namun Masataka menyatakan, penelitian itu baru sampai pada tahap hipotesa.

"Selanjutnya kami akan lebih fokus kepada bayi monyet untuk mengetahui apakah aktivitas induknya itu bisa menjadi contoh yang efektif untuk membersihkan gigi," kata Masataka. (okezone.com)

02 Maret 2009

Ratusan Ikan Paus Terdampar di Australia

Para regu penyelamat bekerja keras menyelamatkan ratusan paus dan beberapa lumba-lumba yang terdampar di sebuah pantai di sebelah selatan Australia di negara bagian Tasmania, Senin (2/3). Ini merupakan kejadian keempat dalam beberapa bulan terakhir.


Foto: Ikan Paus Terdampar di Australia (dailymail.co.uk)

Sebanyak 194 paus dan sekitar enam lumba-luma hidung botol terdampar di Pantai Naracoopa di Pulau King, Tasmania, Minggu (1/3) malam.

Terdamparnya sejumlah hewan di Tasmania terjadi secara periodik. Pasalnya, paus-paus secara rutin bermigrasi menuju dan dari perairan Antartika. Akan tetapi, para ilmuwan tidak tahu mengapa itu bisa terjadi. Sebab, bukan sesuatu yang lazim jika paus dan lumba-lumba terdampar secara bersamaan.

Chris Arthur dari Parks and Wildlife Service Tasmania mengatakan kepada Australian Broadcasting Corp bahwa 54 paus dan tujuh lumba-lumba masih hidup.

"Itu mencengangkan. Hewan-hewan tersebut biasanya langsung mati, tetapi ada pula yang bisa bertahan selama berhari-hari," ujar Arthur.

Pada Januari lalu, 45 bayi paus tewas setelah terdampar di Tasmania, meskipun para penyelamat berusaha menjaga agar paus tersebut tetap dingin dan basah. November lalu, sebanyak 150 paus mati setelah terdampar di Tasmania. (tribunbatam.co.id)