Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan

16 Februari 2013

Meteor Rusia tidak Terkait dengan Astroid 2012 DA14

Peristiwa meteor jatuh di Rusia pada Jumat (15/2/2013) pagi banyak dengan keberadaan asteroid 2012 DA14 yang kini sedang mendekati Bumi. Bahkan seperti diketahui asteroid 2012 DA14 yang berdiameter sekitar 45 meter tersebut akan berada di posisi terdekatnya dengan Bumi pada Jumat (15/2/2013) malam atau Sabtu dini hari.

lokasi meteor jatuh di rusia

Dan seperti diketahui pula bahwa benda langit tersebut diperkirakan akan bertahan sekitar 33 jam di sekitar Bumi dan Bulan sebelum kembali menjauh. Adapun titik terdekat asteroid 2012 DA14 dengan Bumi diperkirakan pada kisaran 27.600 kilometer, dimana jarak ini ternyata lebih dekat daripada orbit satelit geosentris di 36.000 kilometer.

Meski peristiwa jatuhnya meteor di Rusia yang hanya berselang satu hari dengan kedatangan astroid 2012 DA14 menuju posisi terdekat dengan bumi. Namun banyak kalangan ilmuawan yang memprediksi bahwa kedua fenomena alam ini tidaklah saling berkaitan.

Seperti yang disebutkan oleh profesor Ian Crawford dari Birkbeck University, London, Inggris, seperti yang dilansir oleh Guardian, menyebutkan bahwa masih terlalu dini menyimpulkan hubungan kedua benda langit tersebut. Salah satu cara memastikannya, menurut dia adalah dengan menganalisis jejak meteor dari sejumlah rekaman video yang sempat mendokumentasikan detik-detik jatuhnya meteor.

Pendapat itu juga mendapatkan dukungan dari para peneliti NASA bernama Don Yeomans yang mengatakan bahwa meteor yang jatuh ke bumi kemungkinan berasal dari bola api yang disebut Bolide.

Menurut Don Yeomans ahli asteroid yang juga Kepala Program Near-Earth Object NASA seperti yang dilansir oleh situs Space menyebutkan bahwa meteor tersebut meledak di langit sebelum mendarat di tanah Rusia.

"Jika laporan kerusakan tanah dapat diverifikasi, mungkin dapat diketahui sebenarnya dari obyek asli sebelum meledak dan terpecah belah di atmosfer," kata Yeoman.

Yeoman menerangkan bahwa meteor yang berasal dari bola api Bolide kemungkinan besar tidak terkait sama sekali dengan asteroid 2012 DA14, yang terbang 27.000 kilometer ketika melewati bumi hari ini.

"Asteroid tersebut akan melakukan perjalanan dari selatan ke utara," kata Yeomans. "Jejak bolide tidak selatan ke utara dan pemisahan waktu antara bola api dan 2012 DA14 tidak signifikan," tambahnya.

15 Februari 2013

Video Meteor Jatuh di Rusia

Video Meteor Jatuh di Rusia - Fenomena alam yang sangat langka dilaporkan terjadi di Rusia, yaitu jatuhnya meteor yang terjadi di Kota Chelyabinsk, Rusia, Jumat (15/2) pagi. Dilaporkan oleh sejumlah media bahwa meteor yang jatuh di Rusia tersebut sejauh ini telah menyebabkan 400 warga terluka, serta menyebabkan sejumlah kaca jendela rumah pecah.

Selain menyebabkan korban jiwa dan jendela rumah yang pecah, peristiwa meteor jatuh di Rusia juga mengakibatkan terjadinya getaran seperti sebuah gempa di permukaan bumi.

Menurut keterangan dari para saksi mata di Chelyabinsk menyebutkan bahwa ledakan keras terdengar Jumat pagi dan getaran bisa dirasakan di bangunan 19 lantai di pusat kota.

Berikut adalah cuplikan video meteor jatuh di Rusia, dimana video ini sendiri merupakan hasil rekaman dari RT News dan sudah di unggah melalui situs berbagi video Youtube.


Video Meteor Jatuh di Rusia

29 September 2012

Hujan Bintang 1 Oktober 2012 di Indonesia

Hujan Bintang 1 Oktober 2012 di Indonesia - Hujan Bintang atau yang lebih dikenal dengan istilah Hujan Meteor dikabarkan akan terjadi di Indonesia pada 1 Oktober 2012 mendatang. Menurut informasi yang mengemuka bahwa fenomena Hujan Bintang yang akan terjadi pada 1 Oktober 2012 tersebut akan terlihat dari seluruh bagian wilayah Indonesia.

Mengemukanya informasi terkait akan terjadinya Hujan Bintang di Indonesia pada 1 Oktober 2012 berasal dari pengamatan science camp, yaitu sekelompok mahasiswa pengamat astronomi di Indonesia yang telah melakukan pengamatan pada, Sabtu (29/09/2012) pukul, 02.35 dini hari di daerah Ciawi Bogor. Dari pengamatan tersebut dipastikan bahwa Hujan Bintang dipastikan akan datang pada 1 Oktober 2012 dengan jumlah meteor yang akan terlihat sangat banyak.

Fenomena Hujan Bintang yang segera akan terjadi disebutkan tidak berbahaya untuk manusia. Isu lainnya terkait fenomena Hujan Bintang juga banyak ditunggu-tunggu oleh sebahagian orang karena dipercaya dapat membawa kemakmuran bagi kehidupan Manusia, khususnya bagi mereka yang melihat fenomena terjadinya Hujan Meteor atau Hujan Bintang.

Seperti diketahui bahwa dari Wikipedia disebutkan bahwa Hujan Bintang atau Hujan Meteor merupakan fenomena astronomi yang terjadi ketika sejumlah meteor terlihat bersinar pada langit malam. Meteor ini terjadi karena adanya serpihan benda luar angkasa yang dinamakan meteoroid, yang memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi. Ukuran meteor umumnya hanya sebesar sebutir pasir, dan hampir semuanya hancur sebelum mencapai permukaan Bumi.

Nah... bagi teman-teman yang tidak ingin ketinggalan untuk menyaksikan fenomena Hujan Bintang pada 1 Oktober 2012 mendatang, maka pastikan cuaca didaerah kamu berada dalam keadaan cerah, selain itu lokasi pengamatan Hujan Bintang juga harus minim polusi cahaya dan medan pandang yang tidak terhalang gedung atau pepohonan.

20 Juli 2011

Hujan Meteor Delta Aquarids 13 Agustus 2011

Hujan Meteor Delta Aquarids 13 Agustus 2011 - Hujan Meteor akan kembali menyapa dibulan Ramadhan tahun ini. Adapun hujan meteor itu akan terjadi pada 13 Agustus 2011 mendatang. Pada tanggal tersebut akan terjadi 2 kali hujan meteor yang dinamai hujan meteor Perseids dan Delta Aquarids. Uniknya pada saat berlangsungnya hujan meteor ini juga bersamaan dengan bulan purnama.


Video Meteor Besar Jatuh di Canada (2008)

Puncak hujan meteor Delta Aguarids akan terjadi saat puncak hujan meteor Perseids dimulai. Keduanya akan menghasilkan 15 hingga 30 bintang jatuh per jam. "Meskipun ada bulan terang yang menjadi tamu, orang tetap bisa melihat hujan Delta Aquarids," kata Raminder Singh Samra, astronom dari H.R. MacMillan Space Centre di Vancouver, Kanada.

Perseids akan dimulai dengan sekitar lima meteor per jam. Mereka dapat dilihat dua minggu sebelum pertengahan agustus. Saat puncak hujan meteor rata-rata ada 60 hingga 120 meteor. Pengamatan dapat dilakukan mulai pukul 2 dini hari sampai subuh. Rasi Perseus berada di arah timur laut dengan ketinggian 30 derajat. Sementara itu, aktivitas Delta Aquarids akan terjadi akhir Juli dan awal Agustus.

Hampir seluruh orang di dunia dapat melihat hujan meteor ini. Hujan dapat terlihat dengan jelas di daerah yang gelap, jauh dari gemerlap kota. "Karena bintang jauh akan terjadi di seluruh angkasa yang terlihat, berbaringlah dan biarkan mata beradaptasi dengan kegelapan," Samra memberi saran.

Hujan meteor Delta Aquarids dan Perseids terjadi karena atmosfer Bumi menghampiri awan yang terbentuk dari butiran-butiran partikel yang dilepaskan komet. Setiap partikel masuk ke atmosfer dengan kecepatan 150.000 kilometer per jam sehingga terbakar dan menghasilkan cahaya

16 Juni 2011

Gerhana Bulan Juni 2011

Gerhana Bulan Juni 2011 - Gerhana pada 16 Juni 2011 sudah terjadi pada dini hari tadi, yaitu mulai dari pukul 1.22 WIb s.d 05.02 WIB atau terjadi sekitar 3 jam 20 menit. Dari berbagai pemberitaan media massa menyebutkan bahwa Gerhana Bulan Juni 2011 ini merupakan gerhana terlama yang akan terjadi dalam 1 abad terakhir.

Pada puncak gerhana bulan Juni 2011, yaitu sekitar pukul 3.14 WIB, terjadi gerhana bulan total, dimana permukaan bulan sama sekali tidak tampak pada saat itu. Gerhana bulan yang terjadi kali ini merupakan gerhana yang bisa disaksikan dari seluruh wilayah di Indonesia, sehingga apabila didaerah anda cuaca cerah, maka pasti anda juga ikut menyaksikan gerhana bulan yang terjadi dini hari tadi.

Bagi anda yang tidak dapat menyaksikan secara langsung terjadinya gerhana bulan Juni 2011, maka berikut Karo Cyber ingin berbagi beberapa fotonya untuk anda. Berikut adalah foto lengkap Gerhana Bulan Juni 2011 yang bersumber dari berbagai situs internet:

Foto Gerhana Bulan Juni 2011 di Pakistan

Berikut adalah video Gerhana Bulan Juni 2011, dimana video ini bisa anda saksikan secara langsung karena sudah di embed dari sumber aslinya, yaitu situs berbagi video youtube:


Video Gerhana Bulan 16 Juli 2011

15 Juni 2011

Gerhana Bulan | Gerhana Bulan Total | Gerhana Bulan 2011

Gerhana Bulan | Gerhana Bulan Total | Gerhana Bulan 2011 - Gerhana Bulan atau tepatnya Gerhana Bulan Total yang akan terjadi di Indonesia pada 16 Juni 2011, mulai pukul 01.23 WIB. Gerhana Bulan 2011 ini merupakan gerhana terlama dalam satu abad terakhir, yaitu akan terjadi selama 100 menit.

Foto Ilustrasi Gerhana Bulan

Di wilayah Indonesia, Gerhana Bulan atau gerhana bulan total akan terlihat dari berbagai daerah. Di bagian barat Indonesia, gerhana akan terlihat pada pukul 01.25 WIB hingga 05.04 WIB, sementara pada pukul 02.25 sampai totalnya pada pukul 03.14 WIB bulan secara penuh akan tertutup.

Fenomena alamat Gerhana Bulan kali ini menurut rencananya akan disiarkan secara langsung lewat internet oleh Observatorium Bosscha bersama jaring pengamatan hilal dan pemerintah yang bakal melakukan uji coba streaming baru.

Adapun kerjasama untuk menyiarkan secara langsung Gerhana Bulan Total kali ini melibatkan observatorim di Yogyakarta, Aceh, Pakanbaru, Lapan di Pameungpeuk, dan Mataram.

Sementara itu menjelang 1 Ramadhan atau puasa, momen gerhana juga akan dipakai untuk uji coba penghitungan hisab. Adapun bagi para astronom, gerhana bulan total bisa dimanfaatkan untuk melihat tingkat kebersihan atau kekotoran atmosfer.

Dari segi dampak Gerhana Bulan kali ini terhadap bumi, menurut berbagai informasi yang beredar di internet hanya akan berdampak kepada pasang surut air laut. Sementara pada tahun ini juga bisa disaksikan Gerhana Bulan Total lainnya dari Indonesia, tepatnya pada 10 Desember 2011 mendatang.

Perbedaan antara Gerhana Total Desember nanti, diperkirakan waktu mulainya akan terjadi pada pukul 19.46 WIB. Sementara total gerhana akan terjadi pada pukul 21.04 WIB dan akan berakhir pada 23.17 WIB.

20 November 2010

Johny Setiawan Penemu Planet Baru

Johny Setiawan Penemu Planet Baru - Johny Setiawan adalah seorang ahli astrofisika Indonesia yang akhir-akhir ini namanya mencuat setelah penemuannya mengenai planet baru yang memiliki ukuran hampir sebesar planet Jupiter.

Foto Johny Setiawan

Menelisik sosok Johny Setiawan adalah seorang pria kelahiran Jakarta, 16 Agustus 1974 yang saat ini sedang menjalin kerjasama bersama timnya di Max Planck Institute for Astronomy (MPIA) Jerman menemukan planet baru yang kemudian diberi nama HIP 13044 b.

Tim MPIA itu semula penasaran dengan benda bergerak mengelilingi induk bintangnya. Dengan menggunakan alat canggih spectrograph teleskop 2,2 meter di Cile mereka meyakini adanya planet.

Tempat peneropongan planet tercanggih yang berada di Cile itu adalah European Southern Observatory's La Silla Observatory. Sedangkan Johny Setiawan tinggal di Heidelberg, Jerman dan bekerja di MPIA tersebut.

"Penemuan-penemuan benda angkasa sudah menjadi bagian studi kami. Kami selalu mencari exoplanets yang mengorbit di sekitar bintang-bintang pasif" ujar Johny, dikutip Science paper, usai menemukan planet baru yang mengorbit di luar galaksi bumi, Milky Way.

Exoplanet planet merupakan planet yang mengorbit di luar tata surya kita, di luar galaksi Bima Sakti. "Penemuan planet baru ini membangkitkan semangat kami. Letaknya sangat jauh dari bumi, sekitar 2.000 tahun cahaya" kata Johny.

Planet HIP 13044 b yang baru ditemukan Johny itu, hanya membutuhkan waktu 16 hari dalam mengelilingi bintang induknya karena jaraknya sangat dekat. Bintang itu sendiri sudah melawati fase red giant, yakni ukurannya membengkak dari diameter aslinya sebelum mati karena kehabisan hidrogen.

Matahari juga akan mengalami kehabisan hidrogen yang diperkirakan 5 juta tahun mendatang. Sedangkan bintang baru itu berputar sangat cepat sehingga menelan planet-planet kecil di dekatnya dan hal itu membuat orbitnya makin cepat. Planet baru ini tergolong aneh karena hanya mengandung sedikit elemen kimia tapi sudah membentuk sebuah planet.

Dengan keberhasilan itu, Johny Setiawan terhitung sudah menemukan lebih dari 10 planet baru bersama timnya. Selain genius dan hebat di bidang astronofisika - ekstrasurya, Johny ketua tim itu juga seorang ahli bahasa hingga menguasai 5 bahasa yaitu Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol dan tentu saja Indonesia bahasa ibunya.

Beberapa planet yang ditemukan Johny Setiawan bersama timnya yaitu HD 47536 b, HD 11977 b, HD 70573 b, TW Hydrae b, Chi Virginis b, HD 47536c, HD 110014b, dan HD 110014c, yang dipublikasikan di berbagai jurnal ilmiah misalnya Astronomy & Astrophysics, The Astrophysical Journal dan Nature.

Dialah ilmuwan non Jerman yang menjadi ketua tim di MPIA. Menurutnya, planet itu juga berwarna seperti matahari. Bila spektrum cahaya warna biru berarti mendekati bumi atau pusat pengamatan, bila warna merah berarti menjauh.

Alumni S-1 dan S-3 di Freiburg, Jerman sejak remaja sudah tertarik dengan ilmu perplanetan di Bintaro, Jakarta. Dia memang sudah 17 tahun berada di Jerman tapi tetap sebagai Warga Negara Indonesia. Dia bekerja malam hari mulai pukul 18.00 hingga 07.00 waktu Jerman.