23 Desember 2010

Liga Primer Indonesia

Liga Primer Indonesia - Liga Primer Indonesia atau yang disingkat dengan LPI merupakan salah satu kompetisi sepak bola di Indonesia yang baru diluncurkan dan akan memulai musim kompetisi mulai, 8 Januari 2011 mendatang. Liga Primer Indonesia sendiri merupakan kompetisi sepak bola tanah air yang digelar diluar dari struktur kepengurusan PSSI.

Dimotori oleh pengusaha Arifin Panigoro, Liga Primer Indonesia saat ini telah memiliki 19 klub sepak bola peserta yang siap akan menggelar musim kompetisi awal tahun 2011 mendatang dengan mengadopsi model Liga Primer Inggris yang berdiri sendiri, dan terpisah dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA).

Arya Abhiseka salah satu penggagas LPI menyatakan bahwa, Liga Primer Indonesia akan berbeda dengan LSI (Liga Super Indonesia), dimana seperti diketahui LSI sendiri dikelola oleh PT Liga Indonesia dengan 95% saham menjadi milik PSSI. Sisanya 5% dimiliki oleh yayasan milik Nirwan Bakrie. Sementara LPI akan dikelola PT Liga Primer Indonesia dengan klub perserta memiliki 100% saham.

Untuk tahun petama PT Liga Primer Indonesia berkonsentrasi menggelar LPI. Tahun kedua barulah dibuat kompetisi strata kedua di bawah LPI agar bisa menerapkan degradasi. Sebanyak 19 tim memastikan akan berkompetisi pada musim 2011 nanti.

Kompetisi akan menggunakan sistem kompetisi penuh atau double round robin dimana setiap klub akan melakoni laga kandang dan tandang. Meski mendapat tekanan dari Induk Organisasi Sepakbola (PSSI), pihak penyelenggara optimistis kompetisi akan berjalan sukses.

Berikut daftar 19 tim yang berlaga di LPI:

1. Aceh United
Pelatih: Lionel Charbonnier (Prancis)
Stadion: Harapan Bangsa, Banda Aceh (40.000)
2. Bali De Vata
Pelatih: Willy Scheepers (Belanda)
Stadion: Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (25.000)
3. Bandung FC
Pelatih: Nandar Iskandar
Stadion: Siliwangi, Bandung (25.000)
4. Batavia Union
Pelatih: Roberti Bianchi (Brasil)
Stadion: Tugu Jakarta (20.000)
5. Bogor Raya
Pelatih: John Arwandy
Stadion: Persikabo, Bogor (15.000)
6. Cendrawasih Papua
Pelatih: Uwe Erkebrecher (Jernabm)Stadion: Mandala Jayapura (30.000)
7. Jakarta 1928
Pelatih: Bambang Nurdiansyah
Stadion: Lebak Bulus (25.000)
8. Kabau Padang
Pelatih: Divaldo Alves (Portugal)
Stadion: Agus Salim, Padang (28.000)
9. Ksatria XI Solo
Pelatih: Branko Babic (Serbia)
Stadion: Manahan Solo (24.000)
10. Makassar City
Pelatih: Michael Feichtenbeiner (Jerman)
Stadion: Andi Mattalata, Makassar (20.000)
11. Manado United
Pelatih: Muhammad Al Hadad
Stadion: Klabat, Manado (20.000)
12. Medan Chiefs
Pelatih:Jorg. Steinebruner (Jerman)
Stadion: Teladan, Medan (20.000)
13. Medan Bintang
Pelatih: Rene Van Eck (Belanda)
Stadion: Teladan, Medan
14. Persebaya
Pelatih: Aji Santoso
Stadion: Gelora 10 Nopember, Tambaksari (35.000)
15. Persema
Pelatih: Timo Scheuneman (Jerman)
Stadion: Gajayana, Malang (30.000)
16. Persibo
Pelatih: Sartono Anwar
Stadion: Latjen Haji Sudirman, Bojonegoro (15.000)
17. Real Mataram
Pelatih: Jose Basualdo (Argentina)
Stadion: Maguwoharjo, Yogyakarta (30.000)
18. Semarang United
Pelatih: Edy Paryono
Stadion: Jatidiri, Semarang (25.000)
19. Tangerang Wolves
Pelatih: Paulo Camargo (Brasil)
Stadion: Benteng (25.000)

3 komentar :

Razief mengatakan...

Salam,

Sudah saatnya Indonesia memiliki sebuah liga kompetisi sepakbola yang berbau industri, layaknya kompetisi negara-negara di benua Eropa sana.
Tujuan utamanya, selain demi menciptakan iklim sepakbola nasional yang lebih baik, juga agar para atlet-atlet kita, dalam hal ini atlet sepakbola, yang tentunya merupakan elemen terpenting dalam menyukseskan tujuan diatas, tidak akan pernah merasa salah melangkah, dalam memilih jalur pencaharian /salah jurusan, sebagai pe-sepakbola !
Dan mudah-mudahan even LPI ini tidak dianggap menjiplak negara-negara lain yang iklim kompetisinya sudah berlangsung baik.
Karena pada hakikatnya, jika memang ada orang lain yang memiliki poin-poin lebih baik dari diri kita dan patut dijadikan kiblat, kenapa tidak ?!
Bravo LPI,
dan bravo sepakbola nasional !!!

Peduli Sepak Bola Indonesia mengatakan...

Hari pertama penyelenggaraan LPI. tampak meriah...ada banyak sponsor coca cola, clear...tampak beda dengan LSI yang ada iklan rokok sponsor utama. kapan ya kayak liga prancis...jangan dulu mimpi seperti liga inggris ya....

liga primer indonesia mengatakan...

kami segenap warga surabaya mendukung liga primer indonesia yang bersih adil

Tulisan Terkait: