08 September 2008

Ibu Hamil dan Menyusui Tetap Boleh Berpuasa

KONDISI berbadan dua kerap membuat wanita sangat berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Tak terkecuali saat Ramadan tiba, seringkali pertanyaan yang diajukan ke dokter adalah "Bolehkah saya ikut berpuasa, dok?"

Kekhawatiran puasa dapat mempengaruhi gizi ibu maupun janin, ternyata ditampik oleh Prof Dr HM Sulchan Sofoewan dari Instalasi Maternal-Perinatal FK UGM/RS Dr Sardjito. Dia menyatakan, tidak ada perbedaan antara ibu hamil atau menyusui dengan yang tidak.

Hal ini merupakan hasil penelitian terhadap 22 ibu hamil, 10 ibu menyusui, 10 ibu tidak hamil dan tidak menyusui, saat berpuasa semalam. Ketika diperiksa, asam lemak bebas, trigliserida, betahydroxybutyrate, alanin, insulin, glukagon, pada ibu menyusui tidak berbeda dengan ibu tidak hamil dan tidak menyusui. Pada ibu hamil, glukosa, insulin, laktat, dan carnitin turun, sedangkan trigliserida dan hydroxybutyrate meningkat.

Puasa juga tidak mempengaruhi berat badan janin saat lahir. Yang penting adalah ibu hamil mengonsumsi makanan yang seimbang selama buka puasa, sahur, dan selama waktu di antara buka dan sahur. Makanan yang seimbang terdiri atas beraneka makanan yang mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin, serta mineral yang cukup.

Kendati aman, bila ibu hamil merasa lemah, pusing, atau timbul masalah kesehatan yang berhubungan dengan puasa, misalnya hipertensi, sebaiknya puasa segera dihentikan. Demikian pula jika kehamilan trimester pertama disertai mual muntah berlebihan atau terjadi perdarahan, ibu hamil tidak dianjurkan berpuasa.

Jadi, jangan takut untuk berpuasa saat Anda tengah berbadan dua!

sumber: www.okezone.com

0 komentar :

Tulisan Terkait: