Kalangan remaja di Tebing tinggi Sumatera Utara dilanda ketakutan dan kecemasan. Pasalnya, saat ini banyak di antara mereka menerima teror dari SMS dari roh korban mutilasi yang hingga kini belum ditemukan kepalanya. Bunyi SMS itu “Saya korban mutilasi, tolong carikan kepala saya biar arwah saya tenang”.
Faisal A Nasution putri Kabag Infokom Pemko Tebingtinggi Khairil Anwar Nasution mengakui merasa ketakutan dan cemas setelah menerima SMS tersebut. SMS teror korban mutilasi itu diterimanya dari salah seorang temannya karena diminta harus mengirimkan kepada 4 temannya yang lain.
“Ya anak saya juga merasa ketakutan setelah menerima SMS terror tersebut,” ujar Khairil Anwar Nasution kepada SIB, Selasa (9/9) di ruang kerjanya. Menurut Khairil, banyak kalangan remaja putri di Tebingtinggi merasa ketakutan dan cemas setelah menerima SMS tersebut.
Hal itu lanjut Khairil, telah membuat suatu peristiwa yang mengerikan bagi remaja putri di Tebingtinggi. “Jika teror lewat SMS itu dibiarkan maka akan mengganggu kalangan remaja putri khususnya yang menjalankan ibadah puasa. Sudah banyak kalangan remaja putri menerima SMS tersebut”, ujarnya.
Kabag Infokom mengimbau agar para remaja di Tebingtinggi tetap waspada dan jangan takut terhadap teror lewat SMS. Itu hanya merupakan kerjaan iseng orang-orang tertentu untuk menakut-nakuti para remaja putri.
Sumber: www.hariansib.com

0 komentar :
Posting Komentar