Keakraban para pemuda Karo yang terjalin melalui media cyber (baca: chating melalui IRC #karo@DAL.Net) kini semakin kompak dan solid, dan hal ini terbukti dengan beberapa kali pertemuan yang telah dilangsungkan.
Pada hari jumat 14 Meret malam misalnya, sejumlah pemuda Karo yang menamakan diri sebagai Karo Cyber Community kembali melakukan kopi darat (kopdar), dimana pertemuan kali ini dilangsungkan di cafe Harapan jalan Sudirman Medan, salah satu tempat nongkrong favorit para kaula muda di Kota ini.
Pada awalnya pertemuan ini digagas hanya untuk makan m
alam bersama semata, sekaligus melepaskan penat dari kegiatan rutinitas sehari-hari, serta untuk memper erat kekompakan dan kearaban yang sudah terjalin dengan baik selama ini, namun selagi menyantap hidangan yang ada, percakapan-percakapan dengan canda tawa juga dibarengi dengan percakapan serius yang cukup menggembirakan, dimana ada beberapa orang anak komunitas yang mengsulkan agar untuk anak-anak komunitas kedepannya hendaknya memiliki baju kaos, dimana fungsi dari baju kaos ini kedepannya dapat digunakan sewaktu ada pertemuan-pertemuan maupun kegiatan-kegiatan lainnya , dan dengan hal ini nantinya tentu akan semakin menujukkan identitas dan kekompakan dari anak komunitas Karo Cyber Community itu sendiri.Pecakapan lainnya yang dibahas adalah mengenai keberadaan monument Guru Patimpus, dimana banyak diantara anak komunitas yang hadir tidah pernah tahu menahu bahwa Guru Patimpus merupakan sosok pendiri kota Medan.
Malam semakin larut, hidangan yang disajikan juga sudah selesai dinikmati, dan waktu pulang dari cafe Harapan jalan Sudirman pun sudah tiba, namun karena Hendri Sembiring Brahmana salah satu anak komunitas ini sangat penasaran ingin mengetahui lebih banyak tentang keberadaa
n Monument Guru Patimpus, sehingga seluruh anak komunitas yang hadir memutuskan untuk melihat-lihat langsung ke monumenet Guru Patimpus sebelum pulang kerumah masing-masing."Saya baru tau bahwa penemu kota Medan adalah Guru Patimpus Sembiring Pelawi yang merupakan putra daerah Taneh Karo simalem" Ujar Scorpio Sembiring dan hal itu juga dibenarkan oleh beberapa orang lainnya yang juga mengaku tidak pernah tahu menahu tentang sejarah kota medan, khusunya kaitan kota Medan dengan Guru Patimpus Sembiring Pelawi.
Adapun para Pemuda Karo yang hadir pada pertemuan ini diantaranya adalah:
1. cOz
2. lojangna_me
3. bandit_sopan
4. Co_19Baek
5. Unjuk
6. Ricardo_22M
7. Syndrome
8. arjuna_mencari_cinta
9. Mbuyak
10. co_maginsa
ps: semua nama-nama peserta yang hadir dibuat berdasarkan nickname yang digunakan sewaktu chating di IRC #karo@DAL.Net
3 komentar :
chanel karo makin rame, tapi alangkah baiknya kalo syndrome dikeluarkan aja, karena tak punya moral n sok pintar
syndrome tak punya moral n petuatuaken
syndrom maju terus kam biring cuek aja pa kata mrk smua.klu kam mundur berarti kam lemas sebagai laki2 tunjukkan kebolehan ndu biring:)
Posting Komentar