11 Juli 2013

Cerita Dewasa di Buku Pelajaran SD Beredar di Bogor

Cerita Dewasa di Buku Pelajaran SD - Pemberitaan terkait buku SD dengan materi dewasa kini kembali beredar di Bogor. Buku pelajara Bahasa Indonesia untuk kelas VI SD tersebut disebutkan mengandung materi berbau cerita dewasa. Keberadaan buku tersebut tentu langsung membuat munculnya keresahan orang tua murid karena materinya tidak sesuai dengan usia pelajar, apalagi yang membacanya adalah pelajar SD.

Materi berbau cerita dewasa dapat ditemukan di buku tersebut, tepatnya pada halaman 57-60, yaitu tepat pada sebuah cerita yang berjudul Anak Gembala dan Induk Serigala'. Dalam cerita itu dikisahkan tentang seorang pria yang masuk ke sebuah warung remang-remang lengkap dengan kisah perjalanan hubungan ranjang dengan perempuan tersebut. Disebutkan pula bahwa dalam naskah cerita terdapat berbagai kalimat-kalimat yang tidak pantas dibaca oleh anak-anak usia SD.

Salah satu kutipan naskah dalam cerita tersebut antara lain, "...Dari tempat hina di dunia ini, warung remang-remang tempat dia menjajakan badan... Jakunnya bergerak turun naik melihat kemolekan perempuan itu. Akhirnya terjadilah peristiwa yang merenggut kegadisannya, sekaligus menimbulkan tumbuhnya janin diperutnya..."

Kutipan lain dalam cerita tersebut yakni, "Bergairahlah lelakiku. Aku ingin sekali menyempurnakan keinginanmu. Lelaki itu tersenyum lebar. Dia mengulurkan segelas minuman pada perempuan itu yang segera disambut dan dituntaskan dalam satu tegukan. Mereka tenggelam dalam pelukan dan ciuman."

Dalam perintahnya pada buku tersebut, meminta kepada para siswa untuk membuat ringkasan dari cerita yang disajikan. Selain itu siswa juga diharapkan untuk memberikan pesan moral dan mempresentasikannya di depan kelas.

Keberadaan materi bernuansa cerita dewasa di buku tersebut telah memancing amarah orang tua. Mereka protes karena cerpen tersebut mengandung hal-hal berbau pornografi yang tidak pantas untuk diterbitkan di dalam buku pelajaran untuk murid kelas 6 SD.

Seperti diketahui buku pelajaran Bahasa Indonesia itu sendiri dibeli oleh orangtua murid seharga Rp 31.500 dari salah satu toko yang sudah direkomendasikan pihak sekolah. Buku tersebut saat ini sudah beredar dan dimiliki oleh murid-murid SD di Kota Bogor.

0 komentar :

Tulisan Terkait: